<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>An Nuurul Jundul Qolbi</title>
	<atom:link href="http://lilmessenger.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lilmessenger.wordpress.com</link>
	<description>Mendirikan yang Fardlu Menghidupkan yang Sunnah</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Jan 2012 02:15:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='lilmessenger.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>An Nuurul Jundul Qolbi</title>
		<link>http://lilmessenger.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://lilmessenger.wordpress.com/osd.xml" title="An Nuurul Jundul Qolbi" />
	<atom:link rel='hub' href='http://lilmessenger.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>AINALLAH (Dimana Allah ?)</title>
		<link>http://lilmessenger.wordpress.com/2012/01/11/ainallah-dimana-allah/</link>
		<comments>http://lilmessenger.wordpress.com/2012/01/11/ainallah-dimana-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2012 13:49:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lilmessenger</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam dan Ibadah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lilmessenger.wordpress.com/?p=318</guid>
		<description><![CDATA[Artikel ini datang dari saudara saya seiman Alim Mufadhol Tsani (semoga Allah SWT melimpahkan rahmat-Nya kepadanya). Dia mengutip dari majalah At Tauhid Edisi IV/48. Tidak ada salahnya pada kesempatan ini saya mengutipkan kepada saudara-saudara pembaca sekalian. Jika ini dianggap sebagai amal makruf, biarkanlah Allah SWT saja yang membalasnya. &#8220;Ainallah ?&#8220; Oleh: Yulian Purnama Ada sebuah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lilmessenger.wordpress.com&amp;blog=2824010&amp;post=318&amp;subd=lilmessenger&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/bismillah.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-232" title="bismillah" src="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/bismillah.jpg?w=300&#038;h=96" alt="" width="300" height="96" /></a>Artikel ini datang dari saudara saya seiman Alim Mufadhol Tsani (semoga Allah SWT melimpahkan rahmat-Nya kepadanya). Dia mengutip dari majalah At Tauhid Edisi IV/48. Tidak ada salahnya pada kesempatan ini saya mengutipkan kepada saudara-saudara pembaca sekalian. Jika ini dianggap sebagai amal makruf, biarkanlah Allah SWT saja yang membalasnya.</p>
<p>&#8220;<strong>Ainallah ?</strong>&#8220;</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Oleh: Yulian Purnama</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Ada sebuah pertanyaan penting yang cukup mendasar bagi setiap kaum muslimin yang telah mengakui dirinya sebagai seorang muslim. Setiap muslim selayaknya bisa memberikan jawaban dengan jelas dan tegas atas pertanyaan ini, karena bahkan seorang budak wanita yang bukan berasal dari kalangan orang terpelajar pun bisa menjawabnya. Bahkan pertanyaan ini dijadikan oleh Rasulullah sebagai tolak ukur keimanan seseorang. Pertanyaan tersebut adalah “<strong>Dimana Allah?</strong>”.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika selama ini kita mengaku muslim, jika selama ini kita yakin bahwa Allah satu-satunya yang berhak disembah, jika selama ini kita merasa sudah beribadah kepada Allah, maka sungguh mengherankan bukan jika kita tidak memiliki pengetahuan tentang dimanakah dzat yang kita sembah dan kita ibadahi selama ini. Atau dengan kata lain, ternyata kita belum mengenal Allah dengan baik, belum benar-benar mencintai Allah dan jika demikian bisa jadi selama ini kita juga belum menyembah Allah dengan benar. Sebagaimana perkataan seorang ulama besar Saudi Arabia, Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin: “Seseorang tidak dapat beribadah kepada Allah secara sempurna dan dengan keyakinan yang benar sebelum mengetahui nama dan sifat Allah <em>Ta’ala</em>” (<em>Muqoddimah Qowa’idul Mutsla</em>).</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagian orang juga mengalami kebingungan atas pertanyaan ini. Ketika ditanya “dimanakah Allah?” ada yang menjawab ‘Allah ada dimana-mana’, ada juga yang menjawab ‘Allah ada di hati kita semua’, ada juga yang menjawab dengan marah sambil berkata ‘Jangan tanya Allah dimana, karena Allah tidak berada dimana-mana’. Semua ini, tidak ragu lagi, disebabkan kurangnya perhatian kaum muslimin terhadap ilmu agama, terhadap ayat-ayat Allah dan hadits-hadits Rasulullah yang telah jelas secara gamblang menjelaskan jawaban atas pertanyaan ini, bak mentari di siang hari.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-318"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Allah bersemayam di atas Arsy</strong></p>
<p style="text-align:justify;">“Dimanakah Allah?” maka jawaban yang benar adalah Allah bersemayam di atas <em>Arsy</em>, dan <em>Arsy</em> berada di atas langit. Hal ini sebagaimana diyakini oleh Imam Asy Syafi’I, ia berkata: “Berbicara tentang sunnah yang menjadi pegangan saya, murid-murid saya, dan para ahli hadits yang saya lihat dan yang saya ambil ilmunya, seperti Sufyan, Malik, dan yang lain, adalah <em>iqrar </em>seraya bersaksi bahwa tidak ada ilah yang haq selain Allah, dan bahwa Muhammad itu adalah utusan Allah, serta bersaksi bahwa Allah itu diatas <em>‘Arsy</em> di langit, dan dekat dengan makhluk-Nya” (<em>Kitab I’tiqad Al Imamil Arba’ah</em>, Bab 4). Demikian juga diyakini oleh para imam mazhab, yaitu Imam Malik bin Anas, Imam Abu Hanifah (Imam Hanafi) dan Imam Ahmad Ibnu Hambal (Imam Hambali), tentang hal ini silakan merujuk pada kitab <em>I’tiqad Al Imamil Arba’ah</em> karya Muhammad bin Abdirrahman Al Khumais.</p>
<p style="text-align:justify;">Keyakinan para imam tersebut tentunya bukan tanpa dalil, bahkan pernyataan bahwa Allah berada di langit didasari oleh dalil Al Qur’an, hadits, akal, fitrah dan ‘ijma.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1. Dalil Al Qur’an</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Allah <em>Ta’ala</em> dalam Al Qur’anul Karim banyak sekali mensifati diri-Nya berada di atas <em>Arsy</em> yaitu di atas langit. Allah <em>Ta’ala</em> berfirman yang artinya:</p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Allah Yang Maha Pemurah </em><strong><em>bersemayam di atas Arsy</em></strong><em>”</em> (QS. Thaha: 5)</p>
<p style="text-align:justify;">Ayat ini jelas dan tegas menerangkan bahwa Allah bersemayam di atas Arsy. Allah <em>Ta’ala</em> juga berfirman yang artinya:</p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Apakah kamu merasa aman terhadap </em><strong><em>Dzat yang di langit</em></strong><em> (yaitu Allah) kalau Dia hendak menjungkir-balikkan bumi beserta kamu sekalian sehingga dengan tiba-tiba bumi itu bergoncang”</em> (QS. Al Mulk: 16)</p>
<p style="text-align:justify;">Juga ayat lain yang artinya:</p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Malaikat-malaikat dan Jibril </em><strong><em>naik </em></strong><em>kepada Rabb-Nya dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun”</em> (QS. Al-Ma’arij: 4). Ayat pun ini menunjukkan ketinggian Allah.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2. Dalil hadits</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam hadits Mu’awiyah bin Hakam, bahwa ia berniat membebaskan seorang budak wanita sebagai kafarah. Lalu ia bertanya kepada Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>, maka Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> menguji budak wanita tersebut. Beliau bertanya: <em>“Dimanakah Allah?”</em>, maka ia menjawab: “ <strong>Di atas langit</strong>”, beliau bertanya lagi: <em>“Siapa aku?”</em>, maka ia menjawab: “Anda utusan Allah”. Lalu beliau bersabda: <em>“Bebaskanlah ia karena ia seorang yang beriman”</em> (HR. Muslim).</p>
<p style="text-align:justify;">Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> juga pernah bersabda yang artinya:</p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Setelah selesai menciptakan makhluk-Nya, </em><strong><em>di atas Arsy</em></strong><em> Allah menulis, ‘Sesungguhnya rahmat-Ku mendahului murka-Ku’ ”</em> (HR. Bukhari-Muslim)</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>3. Dalil akal</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Syaikh Muhammad Al Utsaimin berkata: “Akal seorang muslim yang jernih akan mengakui bahwa Allah memiliki sifat sempurna dan maha suci dari segala kekurangan. Dan <em>‘Uluw</em> (Maha Tinggi) adalah sifat sempurna dari <em>Suflun </em>(rendah). Maka jelaslah bahwa Allah pasti memiliki sifat sempurna tersebut yaitu sifat <em>‘Uluw</em> (Maha Tinggi)”. (<em>Qowaaidul Mutslaa, </em>Bab <em>Syubuhaat Wa Jawaabu ‘anha</em>)</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>4. Dalil fitrah</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Perhatikanlah orang yang berdoa, atau orang yang berada dalam ketakutan, kemana ia akan menengadahkan tangannya untuk berdoa dan memohon pertolongan? Bahkan seseorang yang tidak belajar agama pun, karena fitrohnya, akan menengadahkan tangan dan pandangan ke atas langit untuk memohon kepada Allah <em>Ta’ala</em>, bukan ke kiri, ke kanan, ke bawah atau yang lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun perlu digaris bawahi bahwa pemahaman yang benar adalah meyakini bahwa Allah bersemayam di atas <em>Arsy </em><strong>tanpa mendeskripsikan cara Allah bersemayam</strong>. Tidak boleh kita membayangkan Allah bersemayam di atas <em>Arsy </em>dengan duduk bersila atau dengan bersandar atau semacamnya. Karena Allah tidak serupa dengan makhluknya. Allah <em>Ta’ala</em> berfirman yang artinya:</p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Allah”</em> (QS. Asy Syura: 11)</p>
<p style="text-align:justify;">Maka kewajiban kita adalah meyakini bahwa Allah berada di atas <em>Arsy </em>yang berada di atas langit sesuai yang dijelaskan Qur’an dan Sunnah tanpa mendeskripsikan atau mempertanyakan <em>kaifiyah </em>(tata cara) –nya. Imam Malik pernah ditanya dalam majelisnya tentang bagaimana caranya Allah bersemayam? Maka beliau menjawab: “Bagaimana caranya itu tidak pernah disebutkan (dalam Qur’an dan Sunnah), sedangkan <em>istawa </em>(bersemayam) itu sudah jelas maknanya, menanyakan tentang bagaimananya adalah bid’ah, dan saya memandang kamu (penanya) sebagai orang yang menyimpang, kemudian memerintahkan si penanya keluar dari majelis”. (Dinukil dari terjemah <em>Aqidah Salaf Ashabil Hadits</em>)</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Allah bersama makhluk-Nya</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Allah <em>Ta’ala</em> berada di atas <em>Arsy</em>, namun Allah <em>Ta’ala</em> juga dekat dan bersama makhluk-Nya. Allah Ta’ala berfirman yang artinya:</p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Allah bersamamu di mana pun kau berada”</em> (QS. Al Hadid: 4)</p>
<p style="text-align:justify;">Ayat ini tidak menunjukkan bahwa dzat Allah <em>Ta’ala</em> berada di segala tempat. Karena jika demikian tentu konsekuensinya Allah juga berada di tempat-tempat kotor dan najis, selain itu jika Allah berada di segala tempat artinya Allah berbilang-bilang jumlahnya. <em>Subhanallah</em>, Maha Suci Allah dari semua itu. Maka yang benar, Allah <em>Ta’ala</em> Yang Maha Esa berada di atas <em>Arsy </em>namun dekat bersama hambanya. Jika kita mau memahami, sesungguhnya tidak ada yang bertentangan antara dua pernyataan tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Karena kata <em>ma’a</em> (bersama) dalam ayat tersebut, bukanlah kebersamaan sebagaimana dekatnya makhluk dengan makhluk, karena Allah tidak serupa dengan makhluk. Dengan kata lain, jika dikatakan Allah bersama makhluk-Nya bukan berarti Allah menempel atau berada di sebelah makhluk-Nya apalagi bersatu dengan makhluk-Nya.</p>
<p style="text-align:justify;">Syaikh Muhammad Al-Utsaimin menjelaskan hal ini: “Allah bersama makhluk-Nya dalam arti mengetahui, berkuasa, mendengar, melihat, mengatur, menguasai dan makna-makna lain yang menyatakan ke-<em>rububiyah</em>-an Allah sambil bersemayam di atas <em>Arsy </em>di atas makhluk-Nya” (<em>Qowaaidul Mutslaa, </em>Bab <em>Syubuhaat Wa Jawaabu ‘anha</em>) .</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika berada di dalam gua bersama Rasulullah karena dikejar kaum musyrikin, Abu Bakar <em>radhiallahu’anhu</em> merasa sedih sehingga Rasulullah membacakan ayat Qur’an, yang artinya:</p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita”</em> (QS. Taubah: 40)</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam Tafsir As Sa’di dijelaskan maksud ayat ini: “ ’Allah bersama kita’ yaitu dengan pertolongan-Nya, dengan bantuan-Nya dan kekuatan dari-Nya”. Allah <em>Ta’ala</em> juga berfirman yang artinya:</p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), sesungguhnya Aku qoriib (dekat). Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepadaKu”</em> (QS. Al Baqarah: 186)</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam ayat ini pun kata <em>qoriib</em> (dekat) tidak bisa kita bayangkan sebagaimana dekatnya makhluk dengan makhluk. Dalam Tafsir As Sa’di dijelaskan maksud ayat ini: “Sesungguhnya Allah Maha Menjaga dan Maha Mengetahui. Mengetahui yang samar dan tersembunyi. Mengetahui mata yang berkhianat dan hati yang ketakutan. Dan Allah juga dekat dengan hamba-Nya yang berdoa, sehingga Allah berfirman <em>‘Aku mengabulkan doa orang yang berdoa jika berdoa kepada-Ku’ </em>”. Kemudian dijelaskan pula: “Doa ada 2 macam, doa ibadah dan doa masalah. Dan kedekatan Allah ada 2 macam, dekatnya Allah dengan ilmu-Nya terhadap seluruh makhluk-Nya, dan dekatnya Allah kepada hambaNya yang berdoa untuk mengabulkan doanya” (<em>Tafsir As Sa’di</em>). Jadi, dekat di sini bukan berarti menempel atau bersebelahan dengan makhluk-Nya. Hal ini sebenarnya bisa dipahami dengan mudah. Dalam bahasa Indonesia pun, tatkala kita berkata ‘Budi dan Tono sangat dekat’, bukan berarti mereka berdua selalu bersama kemanapun perginya, dan bukan berarti rumah mereka bersebelahan.</p>
<p style="text-align:justify;">Kaum muslimin, akhirnya telah jelas bagi kita bahwa Allah Yang Maha Tinggi berada dekat dan selalu bersama hamba-Nya. Allah Maha Mengetahui isi-isi hati kita. Allah tahu segala sesuatu yang samar dan tersembunyi. Allah tahu niat-niat buruk dan keburukan maksiat yang terbesit di hati. Allah bersama kita, maka masih beranikah kita berbuat bermaksiat kepada Allah dan meninggakan segala perintah-Nya?</p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Calibri,sans-serif;" lang="EN-US">Allah tahu hamba-hambanya yang butuh pertolongan dan pertolongan apa yang paling baik. Allah pun tahu jeritan hati kita yang yang faqir akan rahmat-Nya. Allah dekat dengan hamba-Nya yang berdoa dan mengabulkan doa-doa mereka. Maka, masih ragukah kita untuk hanya meminta pertolongan kepada Allah? Padahal Allah telah berjanji untuk mengabulkan doa hamba-Nya. Kemudian, masih ragukah kita bahwa Allah <em><span style="font-family:Calibri,sans-serif;">Ta’ala</span></em> sangat dekat dan mengabulkan doa-doa kita <strong><span style="font-family:Calibri,sans-serif;">tanpa butuh perantara</span></strong>? Sehingga sebagian kita masih ada yang mencari perantara dari dukun, paranormal, para wali dan sesembahan lain selain Allah. <em><span style="font-family:Calibri,sans-serif;">Wallahul musta’an</span></em>. [Yulian Purnama]</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>At Tauhid edisi IV/48</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lilmessenger.wordpress.com/318/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lilmessenger.wordpress.com/318/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lilmessenger.wordpress.com/318/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lilmessenger.wordpress.com/318/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lilmessenger.wordpress.com/318/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lilmessenger.wordpress.com/318/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lilmessenger.wordpress.com/318/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lilmessenger.wordpress.com/318/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lilmessenger.wordpress.com/318/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lilmessenger.wordpress.com/318/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lilmessenger.wordpress.com/318/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lilmessenger.wordpress.com/318/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lilmessenger.wordpress.com/318/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lilmessenger.wordpress.com/318/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lilmessenger.wordpress.com&amp;blog=2824010&amp;post=318&amp;subd=lilmessenger&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lilmessenger.wordpress.com/2012/01/11/ainallah-dimana-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/adda1059b4846ad48ea45485c110cb36?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Barcode012</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/bismillah.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">bismillah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rahasia Dibalik Tidur</title>
		<link>http://lilmessenger.wordpress.com/2011/12/16/rahasia-dibalik-tidur/</link>
		<comments>http://lilmessenger.wordpress.com/2011/12/16/rahasia-dibalik-tidur/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Dec 2011 09:11:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lilmessenger</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam dan Ibadah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lilmessenger.wordpress.com/?p=305</guid>
		<description><![CDATA[Aktifitas tidur tidak bisa lepas dari kehidupan manusia sehari-hari. Terkadang rasa kantuk sangat mengganggu aktifitas manusia. Akan tetapi pada hakikatnya Allah SWT hendak memberikan sebuah kenikmatan dengan memberikan kita rasa kantuk tersebut. Mungkin kita sebagai manusia sudah terbiasa dengan aktifitas tidur karena sudah menjadi bagian rutinitas kita. Namun betapa kita sebenarnya tidak mengetahui apa makna [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lilmessenger.wordpress.com&amp;blog=2824010&amp;post=305&amp;subd=lilmessenger&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/bismillah.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-232" title="bismillah" src="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/bismillah.jpg?w=300&#038;h=96" alt="" width="300" height="96" /></a><a href="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2011/12/sleep-learning2.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-310" title="sleep-learning2" src="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2011/12/sleep-learning2.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a>Aktifitas tidur tidak bisa lepas dari kehidupan manusia sehari-hari. Terkadang rasa kantuk sangat mengganggu aktifitas manusia. Akan tetapi pada hakikatnya Allah SWT hendak memberikan sebuah kenikmatan dengan memberikan kita rasa kantuk tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin kita sebagai manusia sudah terbiasa dengan aktifitas tidur karena sudah menjadi bagian rutinitas kita. Namun betapa kita sebenarnya tidak mengetahui apa makna dibalik aktifitas ini. Allah menyatakan di dalam Al Qur’an  bahwa</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2011/12/furqon-47.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-306" title="Al Furqon 47" src="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2011/12/furqon-47.jpg?w=477&#038;h=131" alt="" width="477" height="131" /></a>Menurut pengertian Wikipedia, tidur adalah keadaan istirahat alami pada berbagai binatang menyusui, burung, ikan, dan binatang tidak bertulang belakang seperti lalat buah Drosophila. Pada manusia dan banyak spesies lainnya, tidur penting untuk kesehatan. Bahkan menurut survei, sebagian besar manusia menghabiskan sepertiga dari waktu hidupnya dengan tidur. Namun bagaimanakah pengertian tidur ini dipandang dari sisi Agama dan mengapa pula Allah SWT melalui lisan Rosul-Nya saw memerintahkan agar kita berdoa sebelum tidur.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-305"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Berdasarkan ulasan yang disampaikan oleh KH. Athian Ali, ketua Forum Ulama Umat Indonesia bahwa manusia yang sedang tidur tak ubahnya seperti manusia yang telah wafat. Ruh dikeluarkan oleh malaikat dengan seizin Allah SWT dari jasad manusia tersebut dan dibawa ke suatu tempat di luar alam dhohir. Hal ini dibuktikan dengan keterangan ayat Al Qur’an surat Az Zumar ayat 42.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2011/12/az-zumar-42.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-307" title="Az Zumar 42" src="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2011/12/az-zumar-42.jpg?w=477&#038;h=341" alt="" width="477" height="341" /></a>Dalam ayat tersebut diterangkan bahwa Allah SWT memegang jiwa orang-orang diwaktu tidurnya sebagaimana memegang jiwa-jiwa orang yang telah mati. Kemudian Dia melepaskan jiwa-jiwa orang yang tidur sampai waktu yang ditentukan (baca: sakarotul maut). Itulah rahasia mengapa kita bisa melihat ruh orang-orang dekat kita yang telah meninggal dunia dalam mimpi sewaktu kita tertidur. Karena pada hakikatnya malaikat telah membawa jasad kita untuk berwisata sebentar ke alam barzah menemui ruh orang-orang yang telah meninggal dengan izin Allah SWT.</p>
<p style="text-align:justify;">KH. Athian Ali juga menyatakan bahwa jika penampakan ruh orang yang telah meninggal tersebut berbicara atau menasehatkan kebaikan kepada kita maka yakinilah penampakan tersebut adalah benar. Namun jika sebaliknya maka penampakan tersebut tak lain adalah Jin/Syaithan yang menyerupakan diri dengan ruh orang yang kita kenal untuk menyesatkan kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Adapun jika kita bermimpi melihat Rosulullah Muhammad saw maka yakinilah bahwa yang hadir dalam mimpi kita tersebut adalah ruh Rosulullah Muhammad saw.  Karena Rasulullah saw bersabda : “<em> &#8230;. barangsiapa bermimpikan aku dalam tidurnya sungguh ia telah melihat aku, maka sungguh syaitan tidak mampu menyerupai diriku, &#8230;.</em>” (Shahih Bukhari).</p>
<p style="text-align:justify;">Pengertian tidur ini juga diperkuat dengan hadits Nabi saw yang kita sama-sama tahu dan hafal lafadz haditsnya. Hadits tersebut adalah doa sebelum dan setelah bangun tidur.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Doa Sebelum tidur</strong><br />
&#8220;<em>Dengan menyebut nama-Mu, Ya Allah, aku <strong>hidup</strong> dan dengan menyebut Nama-Mu aku <strong>mati</strong>.</em>&#8221; (HR. Muslim)<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Doa setelah bangun tidur</strong><br />
&#8220;<em>Segala puji bagi Allah yang <strong>menghidupkan</strong> kami kembali setelah <strong>mematikan</strong> kami dan kepada-Nya (kami) akan <strong>dibangkitkan</strong></em>.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Jelas sekali pada kedua hadits di atas bahwa tidur bukan hanya aktifitas jasadiyah semata. Akan tetapi tidur adalah aktifitas manusia yang melibatkan antara hidup dan mati. Itulah alasan mengapa Rosulullah Muhammad saw menganjurkan agar kita memperbanyak istighfar dan memohon ampun di waktu petang, karena kita tidak pernah tahu apakah setelah tidur, kita diberikan kesempatan lagi oleh Allah SWT untuk bangun di esok hari.</p>
<p style="text-align:justify;">Mudah-mudahan dengan paparan ini dapat merubah paradigma kita selama ini tentang tidur. Tidur bukan hanya aktifitas jasadiyah semata, namun tidur juga merupakan aktifitas wisata ruhiyah ke alam yang tidak pernah kita kenal sebelumnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Apa jadinya jika tidur kita malam ini adalah tidur kita yang terakhir di dunia lantaran Allah SWT tidak melepaskan jiwa atau ruh kita untuk kembali menemui jasad kita ?</p>
<p style="text-align:justify;">Wallahu a&#8217;lamu bishshowab</p>
<p style="text-align:justify;">.:<strong>An Nurul Jundul Qolbi</strong>:.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lilmessenger.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lilmessenger.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lilmessenger.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lilmessenger.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lilmessenger.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lilmessenger.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lilmessenger.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lilmessenger.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lilmessenger.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lilmessenger.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lilmessenger.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lilmessenger.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lilmessenger.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lilmessenger.wordpress.com/305/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lilmessenger.wordpress.com&amp;blog=2824010&amp;post=305&amp;subd=lilmessenger&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lilmessenger.wordpress.com/2011/12/16/rahasia-dibalik-tidur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/adda1059b4846ad48ea45485c110cb36?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Barcode012</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/bismillah.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">bismillah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2011/12/sleep-learning2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">sleep-learning2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2011/12/furqon-47.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Al Furqon 47</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2011/12/az-zumar-42.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Az Zumar 42</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pria Menikah Lebih Mapan dari Pria Lajang (Penelitian yang Membuktikan Keaslian Al Qur&#8217;an)</title>
		<link>http://lilmessenger.wordpress.com/2010/11/30/pria-menikah-lebih-mapan-dari-pria-lajang-penelitian-yang-membuktikan-keaslian-al-quran/</link>
		<comments>http://lilmessenger.wordpress.com/2010/11/30/pria-menikah-lebih-mapan-dari-pria-lajang-penelitian-yang-membuktikan-keaslian-al-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Nov 2010 02:51:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lilmessenger</dc:creator>
				<category><![CDATA[Liku-Liku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lilmessenger.wordpress.com/?p=293</guid>
		<description><![CDATA[Lagi-lagi penelitian Barat mendukung keaslian nash-nash dalam Kitabullah Al Qur&#8217;an Al Kariim. Seperti yang dilansir oleh salah satu situs berita Yahoo VIVAnews pada hari Minggu 28 Nopember 2010 bahwa mayoritas responden yang disurvei oleh University of Bielefeld Jerman menunjukkan pria menikah lebih mapan daripada pria lajang. Berikut ini adalah cuplikan britanya : VIVAnews &#8211; Jika [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lilmessenger.wordpress.com&amp;blog=2824010&amp;post=293&amp;subd=lilmessenger&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/bismillah.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-232" title="bismillah" src="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/bismillah.jpg?w=300&#038;h=96" alt="" width="300" height="96" /></a><a href="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/menikah.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-301" title="menikah" src="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/menikah.jpeg?w=477" alt=""   /></a>Lagi-lagi penelitian Barat mendukung keaslian nash-nash dalam Kitabullah Al Qur&#8217;an Al Kariim. Seperti yang dilansir oleh salah satu situs berita Yahoo VIVAnews pada hari Minggu 28 Nopember 2010 bahwa mayoritas responden yang disurvei oleh University of Bielefeld Jerman menunjukkan pria menikah lebih mapan daripada pria lajang. Berikut ini adalah cuplikan britanya :</p>
<blockquote>
<div>
<div>
<p style="text-align:justify;"><strong>VIVAnews</strong> &#8211; Jika Anda pria yang memiliki penghasilan pas-pas an  semasa lajang, jangan khawatir tak bisa memenuhi kebutuhan hidup  keluarga saat masuk dalam jenjang pernikahan. Karena sebuah penelitian  mengungkap, kebanyakan pria setelah menikah justru penghasilannya makin  melimpah.</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti dikutip dari laman Daily Mail, pria yang telah menikah  mendapatkan tujuh persen penghasilan lebih banyak dibanding pria lajang.</p>
<p style="text-align:justify;">Kesimpulan itu diperoleh dari survei 12.000 orang Jerman yang  dilakukan oleh University of Bielefeld. Survei itu sudah  mempertimbangkan perbedaan usia, pendidikan dan pengalaman ketika  melakukan penelitian.</p>
<p style="text-align:justify;">Para akademisi itu mengatakan bahwa setelah menikah, pria mengambil  kepentingan yang lebih besar dalam keuangan mereka dan melakukan upaya  lebih keras untuk memperbaiki nasib.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan pria merasa tidak  puas dengan pendapatan sebelumnya semasa lajang. Hal ini menyebabkan  pria yang sudah menikah lebih berupaya keras mencari pendapatan lebih  tinggi dalam pekerjaan mereka. Alhasil banyak pria menikah mendapatkan  upah lebih tinggi,&#8221; kata akademisi di Universitas Bielefeld di Jerman.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk mencapai kesimpulan, para peneliti itu menganalisis data dari  12.245 orang yang diwawancarai dari berbagai  status pekerjaan, jam  kerja, pendapatan dan waktu yang dihabiskan untuk tugas-tugas rumah  tangga.</p>
<p style="text-align:justify;">Peneliti menyimpulkan: &#8220;Perubahan gaya hidup yang berhubungan dengan  pernikahan, membuat pengeluaran rumah tangga meningkat, dan  seterusnya.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk itu, bagi Anda pria lajang yang memiliki pendapatan pas-pasan, jangan ragu melangkah untuk merencanakan pernikahan.</p>
</div>
</div>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Hal senada telah diwahyukan oleh Allah SWT dalam Al Qur&#8217;an Surat An Nuur ayat 32. Ayat ini menjelaskan bahwa Allah SWT telah berjanji akan mencukupi kebutuhan bagi orang-orang yang telah menikah dengan karunia-Nya.</p>
<p><a href="http://www.dudung.net/images/quran/24/24_32.png"><img class="alignright" title="QS24_32" src="http://www.dudung.net/images/quran/24/24_32.png" alt="" width="494" height="88" /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba  sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika  mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah  Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui</em> <strong>(An Nuur : 32)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Penelitian para ahli di Jerman ini semakin memperkuat bukti keaslian Al Qur&#8217;an yang telah diturunkan kurang lebih 1400 tahun yang lalu. Hal ini semakin membuktikan bahwa Al Qur&#8217;an bukanlah buatan Muhammad saw karena tidak mungkin beliau saw melakukan penelitian seperti yang dilakukan oleh para ahli di Jerman tersebut.</p>
<p>Sumber :</p>
<p><a href="http://id.news.yahoo.com/viva/20101128/tls-pria-menikah-lebih-mapan-dari-pria-l-34dae5e.html">http://id.news.yahoo.com/viva/20101128/tls-pria-menikah-lebih-mapan-dari-pria-l-34dae5e.html</a></p>
<p>Matur Nuwun Teh Roro Referensinya. hehe</p>
<p style="text-align:right;">Bandung, 30 Nopember 2010</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lilmessenger.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lilmessenger.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lilmessenger.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lilmessenger.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lilmessenger.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lilmessenger.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lilmessenger.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lilmessenger.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lilmessenger.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lilmessenger.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lilmessenger.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lilmessenger.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lilmessenger.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lilmessenger.wordpress.com/293/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lilmessenger.wordpress.com&amp;blog=2824010&amp;post=293&amp;subd=lilmessenger&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lilmessenger.wordpress.com/2010/11/30/pria-menikah-lebih-mapan-dari-pria-lajang-penelitian-yang-membuktikan-keaslian-al-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/adda1059b4846ad48ea45485c110cb36?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Barcode012</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/bismillah.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">bismillah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/menikah.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">menikah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.dudung.net/images/quran/24/24_32.png" medium="image">
			<media:title type="html">QS24_32</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Little Shared &#8220;Masa Lalu&#8221;</title>
		<link>http://lilmessenger.wordpress.com/2010/11/23/little-shared-masa-lalu/</link>
		<comments>http://lilmessenger.wordpress.com/2010/11/23/little-shared-masa-lalu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Nov 2010 13:56:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lilmessenger</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perjalanan Panjang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lilmessenger.wordpress.com/?p=286</guid>
		<description><![CDATA[Setiap manusia pasti memiliki sebuah memori yang dianggap paling berharga dalam hidupnya. Entah mengapa ingatan akan masa lalu tiba-tiba muncul dalam benakku. Dia bagai sinar matahari pagi yang memecah kegelapan malam. Aku masih terduduk bersila di depan monitor mencoba menguntai lembaran-lembaran memori masa lalu itu. Sejenak ku berfikir, mengapa aku bisa sampai disini. Bukankah dua [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lilmessenger.wordpress.com&amp;blog=2824010&amp;post=286&amp;subd=lilmessenger&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/bismillah.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-232" title="bismillah" src="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/bismillah.jpg?w=300&#038;h=96" alt="" width="300" height="96" /></a>Setiap manusia pasti memiliki sebuah memori yang dianggap paling berharga dalam hidupnya. Entah mengapa ingatan akan masa lalu tiba-tiba muncul dalam benakku. Dia bagai sinar matahari pagi yang memecah kegelapan malam. Aku masih terduduk bersila di depan monitor mencoba menguntai lembaran-lembaran memori masa lalu itu. Sejenak ku berfikir, mengapa aku bisa sampai disini. Bukankah dua tiga empat tahun lalu aku tidak pernah membayangkan akan duduk di tempat ini, berjalan di kota ini, makan, mandi dan beristirahat di kota ini. 4 tahun lalu aku masih merasakan terik mentari Surabaya yang menyengat. Berjalan menuju kampus untuk menyaksikan para dosen bercerita tentang ilmu pengetahuan dan teknologi. Bukan kah empat tahun yang lalu aku masih merasakan betapa kerasnya pengkaderan ospek kampus dengan ketakutan yang membalut wajah-wajah yang masih lugu. Ketika itu, tak sedetik pun anganku sampai ke tempat dimana aku bersimpuh sekarang ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Kesemua itu mengalir layaknya air yang mengalir. Dahulu tak pernah terfikir olehku akan kuabdikan dimana jasad dan akal ini. Aku pun tak pernah berfikir menjadi sebuah lilin yang hendak menerangi kehidupan manusia. Tapi ku saat ini diminta untuk menjadi pelita besar yang akan menerangi seluruh negeri. tiga empat tahun lalu masih teringat olehku bagaimana setiap pencerahan dari Bapak Ibu Dosen tak satu pun yang masuk dalam fikiranku. Akan tetapi hari ini aku dipaksa untuk mengingat-ingat apa yang tak pernah singgah dalam akalku. Semua mengalir begitu saja seperti angin yang berhembus di padang gersang.</p>
<p style="text-align:justify;">Masih teringat pula bagaimana dulu aku menangis sejadi-jadinya setelah nilaiku tak sanggup membawaku memasuki sekolah favorit. Masih teringat pula bagaimana air mataku menetes di pangkuan bunda, hingga sang bunda pun ikut menangis karna kesedihan yang dibawa putranya. Andai ketika itu aku tahu akan hari ini, aku ingin mengatakan, &#8220;Bunda janganlah menangis, karena Allah telah menuliskan garis kebaikan pada putramu ini&#8221;. Andai ketika itu aku tahu akan hari ini, tentu aku akan tersenyum karena bukanlah musibah yang kuhadapi tetapi adalah sebuah berkah.</p>
<p style="text-align:justify;">Semua berjalan begitu cepatnya. Serasa tak ada satu rintangan pun yang mampu mematikan langkah-langkah kaki. Dengan keterbatasan sebagai makhluk, ternyata hidup ini terasa indah untuk dijalani. Sejenak hati ini tersadar, bukanlah aku yang menuntun ku hingga sampai ke tempat ini. Aku bahkan tak sanggup memastikan apa yang terjadi esok dan tak mampu mengubah apa yang telah terjadi di masa lalu. Jasad ini serasa diperjalankan melewati detik demi detik, hari demi hari menyibak ribuan misteri waktu hingga Dia memanggilku. Semakin ingatan-ingatan itu menghantui fikirku semakin terasa tak berdaya diri ini. Ku hanya makhluk kecil yang untuk diriku saja tak bisa ku mengetahui. Lalu siapakah yang telah mengatur jutaan sekenario agung ini ? Aku hanya peran figuran di dalam luasnya pentas yang berjudul &#8220;Dunia&#8221;. Semua diarahkan begitu rapi hingga setiap aktor tak pernah sadar akan siapa yang telah menggerakkannya. Inilah film tentang kehidupan yang sebenarnya. Bukan sekedar sinetron atau film bioskop yang mudah tertebak bagaimana alur ceritanya. Ini adalah film tentang kehidupan yang setiap detiknya adalah misteri dan setiap menitnya adalah teka teki. Siapakah yang tahu akan kemana film ini dibawa dan bagaimana film ini berakhir ? Hanya Allah lah yang tahu.</p>
<p>Wallahua&#8217;lamu bishshowab.</p>
<p style="text-align:right;">Bandung R5A5, 17 Dzulhijjah 1431 H</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lilmessenger.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lilmessenger.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lilmessenger.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lilmessenger.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lilmessenger.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lilmessenger.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lilmessenger.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lilmessenger.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lilmessenger.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lilmessenger.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lilmessenger.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lilmessenger.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lilmessenger.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lilmessenger.wordpress.com/286/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lilmessenger.wordpress.com&amp;blog=2824010&amp;post=286&amp;subd=lilmessenger&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lilmessenger.wordpress.com/2010/11/23/little-shared-masa-lalu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/adda1059b4846ad48ea45485c110cb36?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Barcode012</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/bismillah.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">bismillah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tiada Duka Yang Abadi (by Opick)</title>
		<link>http://lilmessenger.wordpress.com/2010/11/18/lirik-lagu-opick-tiada-duka-yang-abadi/</link>
		<comments>http://lilmessenger.wordpress.com/2010/11/18/lirik-lagu-opick-tiada-duka-yang-abadi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Nov 2010 23:54:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lilmessenger</dc:creator>
				<category><![CDATA[Liku-Liku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lilmessenger.wordpress.com/?p=281</guid>
		<description><![CDATA[Tiada duka yang abadi didunia Tiada sepi merantaimu selamanya Malam ‘kan berakhir, hari ‘kan berganti Takdir hidup ‘kan dijalani Tangis dan tawa nyanyian yang mengiring Hati yang rindukan cinta dijalan-Mu Namun ku percaya hati meyakini Semua akan indah pada akhirnya Andai bisa ku mengulang Waktu hilang dan terbuang Andai bisa perbaiki segala yang terjadi Tapi waktu tak berhenti Tapi detik tak kembali Harap ampunkan hamba-Mu ini Waktu berputar rebulan dan matahari Bunga yang mekar akan layu akan mati Malam ‘kan berakhir, hari ‘kan berganti Takdir hidup ‘kan dijalani Andai bisa ku mengulang Waktu hilang dan terbuang Andai bisa perbaiki segala yang terjadi Tapi waktu tak berhenti Tapi detik tak kembali Harap ampunkan hamba-Mu ini Andai bisa ku mengulang Waktu hilang dan terbuang Andai bisa perbaiki segala yang terjadi Tapi waktu tak berhenti Tapi detik tak kembali Harap ampunkan hamba-Mu ini Harap ampunkan hamba-Mu ini<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lilmessenger.wordpress.com&amp;blog=2824010&amp;post=281&amp;subd=lilmessenger&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tiada duka yang abadi didunia<br />
Tiada sepi merantaimu selamanya<br />
Malam ‘kan berakhir, hari ‘kan berganti<br />
Takdir hidup ‘kan dijalani</p>
<p>Tangis dan tawa nyanyian yang mengiring<br />
Hati yang rindukan cinta dijalan-Mu<br />
Namun ku percaya hati meyakini<br />
Semua akan indah pada akhirnya</p>
<p>Andai bisa ku mengulang<br />
Waktu hilang dan terbuang<br />
Andai bisa perbaiki segala yang terjadi<br />
Tapi waktu tak berhenti<br />
Tapi detik tak kembali<br />
Harap ampunkan hamba-Mu ini</p>
<p>Waktu berputar rebulan dan matahari<br />
Bunga yang mekar akan layu akan mati<br />
Malam ‘kan berakhir, hari ‘kan berganti<br />
Takdir hidup ‘kan dijalani</p>
<p>Andai bisa ku mengulang<br />
Waktu hilang dan terbuang<br />
Andai bisa perbaiki segala yang terjadi<br />
Tapi waktu tak berhenti<br />
Tapi detik tak kembali<br />
Harap ampunkan hamba-Mu ini</p>
<p>Andai bisa ku mengulang<br />
Waktu hilang dan terbuang<br />
Andai bisa perbaiki segala yang terjadi<br />
Tapi waktu tak berhenti<br />
Tapi detik tak kembali<br />
Harap ampunkan hamba-Mu ini<br />
Harap ampunkan hamba-Mu ini</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lilmessenger.wordpress.com/281/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lilmessenger.wordpress.com/281/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lilmessenger.wordpress.com/281/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lilmessenger.wordpress.com/281/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lilmessenger.wordpress.com/281/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lilmessenger.wordpress.com/281/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lilmessenger.wordpress.com/281/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lilmessenger.wordpress.com/281/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lilmessenger.wordpress.com/281/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lilmessenger.wordpress.com/281/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lilmessenger.wordpress.com/281/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lilmessenger.wordpress.com/281/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lilmessenger.wordpress.com/281/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lilmessenger.wordpress.com/281/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lilmessenger.wordpress.com&amp;blog=2824010&amp;post=281&amp;subd=lilmessenger&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lilmessenger.wordpress.com/2010/11/18/lirik-lagu-opick-tiada-duka-yang-abadi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/adda1059b4846ad48ea45485c110cb36?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Barcode012</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Iedul Adha di Rantau</title>
		<link>http://lilmessenger.wordpress.com/2010/11/16/iedul-adha-di-rantau/</link>
		<comments>http://lilmessenger.wordpress.com/2010/11/16/iedul-adha-di-rantau/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Nov 2010 15:16:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lilmessenger</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perjalanan Panjang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lilmessenger.wordpress.com/?p=267</guid>
		<description><![CDATA[Suara Takbir menggema di seantero jagad Pasundan. Memang sudah selayaknyalah hari penuh makna ini diperingati oleh seluruh umat Islam di tanah ini. Berbicara mengenai Iedul Adha, pikiran kita tak pernah lekang dari kisah dua manusia agung Ibrohim as dan Ismail as. Telah banyak buku-buku yang menceritakan kemuliaan akhlaq mereka berdua. Bahkan anak-anak TK dan SD [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lilmessenger.wordpress.com&amp;blog=2824010&amp;post=267&amp;subd=lilmessenger&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/bismillah.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-232" title="bismillah" src="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/bismillah.jpg?w=300&#038;h=96" alt="" width="300" height="96" /></a>Suara Takbir menggema di seantero jagad Pasundan. Memang sudah selayaknyalah hari penuh makna ini diperingati oleh seluruh umat Islam di tanah ini. Berbicara mengenai Iedul Adha, pikiran kita tak pernah lekang dari kisah dua manusia agung Ibrohim as dan Ismail as. Telah banyak buku-buku yang menceritakan kemuliaan akhlaq mereka berdua. Bahkan anak-anak TK dan SD pun tak asing dengan cerita-cerita sepak terjang keduanya di dunia mengemban misi risalah kenabian dari Allah SWT.</p>
<p style="text-align:justify;">Di dalam Al Qur&#8217;an Allah SWT telah mengabadikan keduanya sebagai pelajaran bagi kami umat akhir jaman. Ismail as adalah anak semata wayang Ibrahim as dikala itu. Dia adalah anak yang sholih dan berakhlaq mulia. Ibunya adalah seorang wanita yang taat bernama Hajar. Beberapa riwayat mengatakan bahwa Hajar adalah seorang budak yang dihadiahkan Firaun kepada Nabi Ibrahim as. Namun sebagian riwayat lain mengatakan bahwa Hajar adalah putri Firaun sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Adapun kesholihan Ismail sendiri telah diabadikan Allah di dalam Al Aqur&#8217;anul Karim. Beberapa ayat yang menceritakan kesholihan Ismail as antara lain :</p>
<p><a href="http://www.dudung.net/images/quran/2/2_125.png"><img class="alignright" title="QS_2_125" src="http://www.dudung.net/images/quran/2/2_125.png" alt="" width="472" height="131" /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: &#8220;Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i&#8217;tikaf, yang ruku&#8217; dan yang sujud&#8221;</em></p>
<p><a href="http://www.dudung.net/images/quran/2/2_126.png"><img class="alignright" title="QS_2_126" src="http://www.dudung.net/images/quran/2/2_126.png" alt="" width="472" height="128" /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa: &#8220;Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman diantara mereka kepada Allah dan hari kemudian. Allah berfirman: &#8220;Dan kepada orang yang kafirpun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa ia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali&#8221;.</em></p>
<p><a href="http://www.dudung.net/images/quran/2/2_127.png"><img class="alignright" title="QS_2_127" src="http://www.dudung.net/images/quran/2/2_127.png" alt="" width="472" height="90" /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): &#8220;Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui&#8221;.</em></p>
<p><a href="http://www.dudung.net/images/quran/2/2_128.png"><img class="alignright" title="QS_2_128" src="http://www.dudung.net/images/quran/2/2_128.png" alt="" width="469" height="83" /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) diantara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.</em></p>
<p><a href="http://www.dudung.net/images/quran/2/2_129.png"><img class="alignright" title="QS_2_129" src="http://www.dudung.net/images/quran/2/2_129.png" alt="" width="471" height="82" /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka sesorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab (Al Qur&#8217;an) dan Al-Hikmah (As-Sunnah) serta mensucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-267"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Kisah Lain yang tak kalah hebat adalah kisah mengenai penyembelihan Ismail as. Sebelum memiliki seorang putra, Ibrahim as pernah berqurban 100 ekor unta. Atas Qurban itu lantas malaikat memuji beliau. Kemudian beliau bernadzar jika saja beliau memiliki seorang putra dan beliau diperintahkan untuk menyembelihnya karena Allah maka beliau akan menyembelihnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika memiliki seorang putra yaitu Ismail as, rupanya Allah SWT mengingatkan nadzar tersebut lewat mimpi beliau. Konon mimpi tersebut terjadi sebanyak tiga kali hingga Ibrahim as yakin bahwa mimpi tersebut adalah perintah Allah. Inilah kisah mereka berdua yang diabadikan dalam Al Qur&#8217;an.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_100.png"><img class="alignright" title="QS_37_100" src="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_100.png" alt="" width="228" height="35" /></a><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.</em></p>
<p><a href="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_101.png"><img class="alignright" title="QS_37_101" src="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_101.png" alt="" width="193" height="42" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Maka Kami beri dia khabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar</em></p>
<p><a href="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_102.png"><img class="alignright" title="QS_37_102" src="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_102.png" alt="" width="494" height="133" /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: &#8220;Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!&#8221; Ia menjawab: &#8220;Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar&#8221;.</em></p>
<p><a href="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_103.png"><img class="alignright" title="QS_37_103" src="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_103.png" alt="" width="292" height="41" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya ).</em></p>
<p><a href="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_104.png"><img class="alignright" title="QS_37_104" src="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_104.png" alt="" width="215" height="41" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Dan Kami panggillah dia: &#8220;Hai Ibrahim,</em></p>
<p><a href="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_105.png"><img class="alignright" title="QS_37_105" src="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_105.png" alt="" width="391" height="48" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><em>sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.</em></p>
<p><a href="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_106.png"><img class="alignright" title="QS_37_106" src="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_106.png" alt="" width="232" height="36" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.</em></p>
<p><a href="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_107.png"><img class="alignright" title="QS_37_107" src="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_107.png" alt="" width="213" height="39" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar</em></p>
<p style="text-align:right;"><a href="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_108.png"><img class="alignnone" title="QS_37_108" src="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_108.png" alt="" width="220" height="41" /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian</em></p>
<p><a href="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_109.png"><img class="alignright" title="QS_37_109" src="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_109.png" alt="" width="171" height="37" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><em>(yaitu)&#8221;Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;">Demikian telah diterangkan dengan jelas bahwa kisah ini menggambarkan bagaimana ketaatan seorang ayah yang dipadu dengan kesabaran seorang putra. Kisah mulia ini pun tidak akan pernah terulang lagi hingga hari akhir tiba.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku pun teringat sebuah kisah ketika aku masih kecil. Aku pernah bertanya kepada ayahku mengenai kisah 2 manusia agung ini. &#8220;Ayah seandainya Nabi Ismail jadi disembelih, lalu siapa nanti yang akan disembelih pada hari raya Qurban&#8221;, maka ayahku pun menjawab, &#8220;Kamu yang akan disembelih. Gimana ? sanggup ?&#8221;. Dalam hatiku pun bergolak perasaan dongkol. Aku pun berkata dalam hati, &#8220;Ayahku tega bener sama anaknya. . .&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Malam Iedul Adha kali ini aku berada di rantau. Jauh dari kampung halaman. Qurban demi Qurban telah aku lewati, hingga usiaku saat ini mnginjak 23 tahun. Aku pun berfikir mungkinkah aku memiliki putra sehebat Ismail as. Jawabnya ada pada sebuah doa yang pernah dipanjatkan oleh Nabi Allah Ibrahim as.</p>
<p><a href="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_100.png"><img class="alignright" title="QS_37_100" src="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_100.png" alt="" width="228" height="35" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Ah tak ada salahnya kita bersama melantunkan takbir bersama-sama di malam yang mulia ini. Semoga esok hari menjadi Hari Raya Qurban yang lebih baik dari Hari Raya Qurban tahun lalu. Dan jika tahun ini belum bisa berqurban, maka niatkanlah tahun depan untuk berqurban. Insya Allah . . .</p>
<p style="text-align:center;"><em>Allahu akbar . . . Allahu akbar</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Laa ilaaha illallahu wallahu akbar</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Allahu akbar walillahilhamdu</em></p>
<p style="text-align:right;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:right;">Bandung R5A5, 10 Dzulhijjah 1431 H</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lilmessenger.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lilmessenger.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lilmessenger.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lilmessenger.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lilmessenger.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lilmessenger.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lilmessenger.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lilmessenger.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lilmessenger.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lilmessenger.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lilmessenger.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lilmessenger.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lilmessenger.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lilmessenger.wordpress.com/267/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lilmessenger.wordpress.com&amp;blog=2824010&amp;post=267&amp;subd=lilmessenger&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lilmessenger.wordpress.com/2010/11/16/iedul-adha-di-rantau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/adda1059b4846ad48ea45485c110cb36?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Barcode012</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/bismillah.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">bismillah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.dudung.net/images/quran/2/2_125.png" medium="image">
			<media:title type="html">QS_2_125</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.dudung.net/images/quran/2/2_126.png" medium="image">
			<media:title type="html">QS_2_126</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.dudung.net/images/quran/2/2_127.png" medium="image">
			<media:title type="html">QS_2_127</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.dudung.net/images/quran/2/2_128.png" medium="image">
			<media:title type="html">QS_2_128</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.dudung.net/images/quran/2/2_129.png" medium="image">
			<media:title type="html">QS_2_129</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_100.png" medium="image">
			<media:title type="html">QS_37_100</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_101.png" medium="image">
			<media:title type="html">QS_37_101</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_102.png" medium="image">
			<media:title type="html">QS_37_102</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_103.png" medium="image">
			<media:title type="html">QS_37_103</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_104.png" medium="image">
			<media:title type="html">QS_37_104</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_105.png" medium="image">
			<media:title type="html">QS_37_105</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_106.png" medium="image">
			<media:title type="html">QS_37_106</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_107.png" medium="image">
			<media:title type="html">QS_37_107</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_108.png" medium="image">
			<media:title type="html">QS_37_108</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_109.png" medium="image">
			<media:title type="html">QS_37_109</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.dudung.net/images/quran/37/37_100.png" medium="image">
			<media:title type="html">QS_37_100</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hadist Arabain ke Dua Puluh Empat</title>
		<link>http://lilmessenger.wordpress.com/2010/11/16/hadist-arabain-ke-dua-puluh-empat/</link>
		<comments>http://lilmessenger.wordpress.com/2010/11/16/hadist-arabain-ke-dua-puluh-empat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Nov 2010 09:09:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lilmessenger</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam dan Ibadah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lilmessenger.wordpress.com/?p=254</guid>
		<description><![CDATA[Pada kesemepatan kali ini ijinkan saya menyampaikan salah satu hadist dari 40 hadist Arbain yang disusun oleh Imam Nawawi rohimahullah. Lafadz dan makna hadist ini datang langsung dari Allah SWT. Oleh karena itu hadist ini disebut juga Hadist Qudsi. Hadist tersebut adalah sebagai berikut : Dari Abu Dzar Al-Ghifari rodhiallohu ‘anhu dari Nabi sholallahu ‘alaihi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lilmessenger.wordpress.com&amp;blog=2824010&amp;post=254&amp;subd=lilmessenger&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/bismillah.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-232" title="bismillah" src="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/bismillah.jpg?w=300&#038;h=96" alt="" width="300" height="96" /></a>Pada kesemepatan kali ini ijinkan saya menyampaikan salah satu hadist dari 40 hadist Arbain yang disusun oleh Imam Nawawi rohimahullah. Lafadz dan makna hadist ini datang langsung dari Allah SWT. Oleh karena itu hadist ini disebut juga Hadist Qudsi. Hadist tersebut adalah sebagai berikut :</p>
<p><a href="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/hadits-24.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-261" title="hadits 24" src="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/hadits-24.jpg?w=477&#038;h=395" alt="" width="477" height="395" /></a></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em>Dari Abu Dzar Al-Ghifari rodhiallohu ‘anhu dari Nabi sholallahu ‘alaihi  wa sallam bersabda meriwayatkan firman Alloh ‘azza wa jalla, bahwa Dia  berfirman, “Wahai hamba-hambaku, sesungguhnya Aku mengharamkan  kezaliman atas diri-Ku dan Aku mengharamkannya pula atas kalian, maka  janganlah kalian saling menzalimi. Wahai hamba-hambaKu, kalian semua  tersesat, kecuali orang yang Aku beri hidayah, maka mintalah hidayah itu  kepada-Ku, niscaya kuberikan hidayah itu kepadamu. Wahai hamba-hambaKu,  sesungguhnya kalian lapar, kecuali orang-orang yang aku beri makan,  maka mintalah makan kepada-Ku, niscaya Aku berikan makanan itu kepadamu.  Wahai hamba-hambaKu, sesungguhnya kalian adalah orang-orang tidak  berpakaian, kecuali orang-orang yang telah Kuberi pakaian, maka mintalah  pakaian kepada-Ku, niscaya Aku berikan pakaian itu kepadamu. Wahai  hamba-hambaKu, sesungguhnya kalian senantiasa berbuat dosa di malam dan  siang hari sedangkan Aku akan mengampuni semua dosa, maka mintalah ampun  kepada-Ku, niscaya Aku ampuni kalian semua. Wahai hamba-hambaKu,  sesungguhnya kalian tidak dapat mendatangkan kemanfaatan bagi-Ku  sehingga tidak sedikit pun kalian bermanfaat bagi-Ku. Wahai  hamba-hambaKu, sesungguhnya kalian semua tidak akan dapat mendatangkan  bahaya bagi-Ku sehingga tidak sedikit pun kalian dapat membahayakan-Ku. Wahai hamba-hambaKu, andaikan kalian semua dari yang awal sampai yang  terakhir, baik dari bangsa manusia maupun jin, semuanya bertakwa dengan  ketakwaan orang yang paling takwa di antara kalian, hal itu tidak  menambah sedikit pun dalam Kerajaan-Ku. Wahai hamba-hamba-Ku, andaikan kalian semua dari yang awal sampai yang terakhir, baik dari bangsa manusia maupun jin, berada pada hati yang paling jahat diantara kalian, hal itu tidak akan mengurangi sedikitpun dalam Kerajaan-Ku. Wahai hamba-hambaKu, andaikan  kalian semua dari yang awal sampai yang terakhir, baik dari bangsa  manusia maupun bangsa jin, berdiri di atas satu dataran lalu meminta apa  pun kepada-Ku, lalu aku penuhi semua permintaan mereka, hal itu sedikit  pun tidak mengurangi kekayaan yang Aku miliki, hanya seperti  berkurangnya air samudra ketika dimasuki sebatang jarum jahit (kemudian  diangkat). Wahai hamba-hambaKu, semua itu perbuatan kalian yang Aku  hitungkan untuk kalian, kemudian Aku membalasnya kepada kalian. Maka  barang siapa mendapatkan kebaikan, hendaklah ia memuji Alloh, dan barang  siapa mendapatkan selain itu, hendaklah ia tidak mencela kecuali  dirinya sendirinya.”</em><strong> (HR. Muslim)</strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Kandungan hadist di atas terbagi menjadi beberapa makna. Makna-makna tersebut menjelaskan tentang larangan berbuat dzolim, bentuk-bentuk kasih sayang Allah SWT, dan Keagungan Allah dihadapan makhluknya. Berikut ini adalah penjelasan mengenai makna-makna yang terkandung pada hadist tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-254"></span></p>
<p><strong>1. Larangan Berbuat Dzolim</strong></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em>Wahai hamba-hambaku, sesungguhnya Aku mengharamkan kezaliman atas  diri-Ku dan Aku mengharamkannya pula atas kalian, maka janganlah kalian  saling menzalimi . . .</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Allah SWT tidak pernah dan tidak akan pernah berbuat dzolim kepada manusia karena Allah SWT sendiri dalam hadist diatas telah mengharamkan kedzoliman atas diri-Nya. Selain itu, Allah juga mengharamkan perbuatan dzolim kepada manusia sehingga Allah SWT memerintahkan setiap manusia untuk tidak saling mendzolimi.</p>
<p><strong>2. Allah Memberikan Hidayah kepada Siapa Saja yang Dia Kehendaki</strong></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em>. . . Wahai hamba-hambaKu, kalian semua tersesat, kecuali orang yang Aku  beri hidayah, maka mintalah hidayah itu kepada-Ku, niscaya kuberikan  hidayah itu kepadamu. . .<br />
</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Pada hakikatnya semua manusia didapati dalam keadaan tersesat. Kemudian Allah SWT memberikan hidayah kepada siapa yang Dia kehendaki. Adapaun hidayah tersebut merupakan hak prerogatif  Allah SWT semata. Bahkan Rosulullah saw pun tak bisa memberikan hidayah kepada Abu Tholib, pamannya sendiri. Karena hidayah adalah hak Allah, maka manusia diperintahkan untuk senantiasa berdoa memohon hidayah kepada-Nya, dan Allah telah berjanji akan memberikan hidayah kepada siapa saja yang memintanya. Allah SWT tidak akan mengingkari janji-Nya.</p>
<p><strong>3. Allah Memberikan Rizki kepada Siapa Saja yang Dia Kehendaki.</strong></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em>. . .Wahai hamba-hambaKu, sesungguhnya kalian lapar, kecuali orang-orang  yang aku beri makan, maka mintalah makan kepada-Ku, niscaya Aku berikan  makanan itu kepadamu. . .</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Setiap rizki yang diberikan adalah tanda-tanda kasih sayang Allah SWT kepada manusia. Pada dasarnya setiap manusia dalam keadaan lapar, hingga Allah SWT memberikan makanan dari apa-apa yang tersedia di bumi. Tidak ada manusia yang berjalan dimuka bumi kecuali telah dipenuhi isi perutnya oleh Allah SWT. Untuk itu Allah SWT memerintahkan kepada hamba-hambanya untuk memohon rizki kepada-Nya karena hanya Dia lah yang Maha memberikan Rizki. Berdasarkan lafadz hadist diatas, Allah telah berjanji untuk memberikan rizki kepada setiap manusia yang memohon kepadanya. Sayangnya kebanyakan dari mereka tidak yakin akan janji tersebut, dan lebih suka mengandalkan akal-akal mereka.</p>
<p><strong>4. Allah Memberikan Pakaian kepada Siapa Saja yang Dia Kehendaki.</strong></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em>. . .Wahai hamba-hambaKu, sesungguhnya kalian adalah orang-orang tidak  berpakaian, kecuali orang-orang yang telah Kuberi pakaian, maka mintalah  pakaian kepada-Ku, niscaya Aku berikan pakaian itu kepadamu. . .</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Setiap yang lahir dari rahim seorang ibu adalah telanjang. Tak akan pernah ada kasus bahwa seorang bayi lahir dalam keadaan berpakaian. Namun Allah lah yang telah memberikan pakaian kepada setiap manusia agar pakaian-pakaian itu menutupi apa yang menjadikan mereka hina. Melalui tangan kedua orang tua mereka, Allah SWT telah melimpahkan rizki sehingga kedua orang tua tersebut mampu memberikan sang anak apa-apa yang menutupi kulit-kulitnya. Allah telah memerintahkan kepada manusia hendaklah mereka meminta pakaian kepada siapa yang telah menghidupkan mereka pertama kali, dan Allah telah berjanji untuk mengabulkan doa-doa mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Adapun makna yang lain, sesungguhnya manusia adalah makhluk yang senantiasa memiliki aib sehingga Allah SWT telah menutupinya hingga keberadaan aib tersebut tidak diketahui oleh orang lain. Allah SWT juga memerintahkan kepada hamba-hambanya untuk senantiasa berdoa agar Allah menutupi setiap aib yang dimiliki mereka. Allah SWT membenci manusia-manusia yang secara bangga menceritakan aib-aibnya padahal Allah SWT masih menutupinya.</p>
<p><strong>5. Allah Maha Pengampun terhadap Setiap Dosa Hambanya</strong></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em>. . .Wahai hamba-hambaKu, sesungguhnya kalian senantiasa berbuat dosa di  malam dan siang hari sedangkan Aku akan mengampuni semua dosa, maka  mintalah ampun kepada-Ku, niscaya Aku ampuni kalian semua. . .</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Manusia adalah makhluk yang tak akan bisa terlepas dari doa. Setiap manusia pasti memiliki dosa. Allah telah menjelaskan melalui lafadz hadist diatas bahwa manusia senantiasa berbuat dosa di malam dan siang hari, sedangkan Allah SWT adalah Dzat yang Maha mengampuni dosa. Betapa pun banyaknya dosa manusia seperti buih di tengah lautan, Allah senantiasa mengampuninya. Rahmat Allah selalu mendahului murka-Nya. Untuk itu, Allah memerintahkan kepada manusia untuk senantiasa memohon ampun akan segala dosa-dosanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Diriwayatkan bahwa ketika Allah SWT menurunkan ayat yang isinya bahwa Allah mengampuni dosa sebesar dan sebanyak apapun, maka syaithan pun menangis sejadi-jadinya. Sekalipun syaithan telah menyesatkan manusia dengan kesesatan yang paling dalam, selama manusia tersebut mau bertaubat dan beristighfar maka Allah SWT senantiasa mengampuni dosa-dosanya.</p>
<p><strong>6. Manusia Tidak Mampu Mendatangkan Manfaat di Sisi Allah Sedikitpun dan Tidak Juga Mampu Mendatangkan Bahaya</strong></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em>. . .Wahai hamba-hambaKu, sesungguhnya kalian tidak dapat mendatangkan  kemanfaatan bagi-Ku sehingga tidak sedikit pun kalian bermanfaat  bagi-Ku. Wahai hamba-hambaKu, sesungguhnya kalian semua tidak akan dapat  mendatangkan bahaya bagi-Ku sehingga tidak sedikit pun kalian dapat  membahayakan-Ku. . .</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Allah SWT tidak bergantung pada makhluknya. Semua makhluk tidak akan mampu mendatangkan manfaat di sisi Allah dan juga tak akan mampu mendatangkan mudhorot.</p>
<p><strong>7. Apapun yang Dilakukan Makhluk Tidak Akan Sedikitpun Mempengaruhi Kekuasaan Allah</strong></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em>. . .Wahai hamba-hambaKu, andaikan kalian semua dari yang awal sampai yang   terakhir, baik dari bangsa manusia maupun jin, semuanya bertakwa dengan   ketakwaan orang yang paling takwa di antara kalian, hal itu tidak   menambah sedikit pun dalam Kerajaan-Ku. Wahai hamba-hamba-Ku, andaikan  kalian semua dari yang awal sampai yang terakhir, baik dari bangsa  manusia maupun jin, berada pada hati yang paling jahat diantara kalian, hal itu tidak akan mengurangi sedikitpun dalam Kerajaan-Ku. . .</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Kekuasaan Allah SWT tidak tergantung kepada makhluk. Sekalipun semua makhluk di dunia baik saat ini maupun yang telah lalu bersekutu hendak melakukan kedurhakaan terhadap Allah SWT, maka sekali-kali tidak akan mampu mengurangi keagungan kekuasaannya. Sebaliknya andaikata semua makhluk di dunia baik saat ini maupun yang telah lalu melakukan ketakwaan orang yang paling bertakwa diantara mereka, maka sedikitpun tidak menambah keagungan Allah SWT. Segala amal ibadah dan perbuatan dosa yang dilakukan jin dan manusia akan kembali kepada mereka.</p>
<p><strong>8. Allah Tidak Akan menjadi Fakir Lantaran Mengabulkan Doa Hamba-hamba-Nya</strong></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em>. . .Wahai hamba-hambaKu, andaikan kalian semua dari yang awal sampai yang  terakhir, baik dari bangsa manusia maupun bangsa jin, berdiri di atas  satu dataran lalu meminta apa pun kepada-Ku, lalu aku penuhi semua  permintaan mereka, hal itu sedikit pun tidak mengurangi kekayaan yang  Aku miliki, melainkan hanya seperti berkurangnya air samudra ketika dimasuki  sebatang jarum jahit (kemudian diangkat). . .</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Allah tidak akan bangkrut atau rugi lantaran mengabulkan semua doa hamba-hamba-Nya sekalipun hamba tersebut meminta kebaikan sepenuh bumi. Untuk itu Allah memerintahkan kita untuk senantiasa berdoa hanya kepada-Nya dan tidak mendatangkan sekutu-sekutu atas Dia.</p>
<p><strong>9. Kebaikan Berasal dari Allah Sedangkan Keburukan Adalah Ulah Tangan Manusia itu Sendiri</strong></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em>. . .Wahai hamba-hambaKu, semua itu perbuatan kalian yang Aku hitungkan  untuk kalian, kemudian Aku membalasnya kepada kalian. Maka barang siapa  mendapatkan kebaikan, hendaklah ia memuji Allah, dan barang siapa  mendapatkan selain itu, hendaklah ia tidak mencela kecuali dirinya  sendirinya. . .<br />
</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Segala perbuatan baik yang telah manusia lakukan akan mendapatkan balasan dari Allah SWT sedangkan perbuatan buruk juga pasti mendapatkan balasan dari Allah SWT. Adapun setiap kebaikan yang dibalas oleh Allah adalah semata-mata pemberian agung dari Allah SWT karena pada dasarnya manusia tidak akan mampu berbuat kebajikan tanpa daya yang diberikan Allah SWT. Adapun setiap keburukan yang dibalas oleh Allah adalah semata-mata karena kebodohan manusia itu sendiri karena Allah senantiasa memberikan petunjuk berupa pilihan kepada setiap manusia yang hendak berbuat keburukan untuk meninggalkan keburukan tersebut ataukah mengerjakannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Semoga dengan izin Allah ulasan Hadist Arbain ke Dua Puluh Empat diatas mampu mengasah kembali batin keimanan kita terhadap Allah SWT dan hari akhir.</p>
<p style="text-align:justify;">Wallahua&#8217;lamu bishshowab</p>
<p style="text-align:right;">Bandung, 16 Nopember 2010</p>
<p style="text-align:left;">Sumber :</p>
<p style="text-align:left;"><a href="http://subuhjamaahgabunganrw8.blogspot.com/2010/07/hadits-arbain-nawawi-ke-24.html" target="_blank">http://subuhjamaahgabunganrw8.blogspot.com/2010/07/hadits-arbain-nawawi-ke-24.html</a></p>
<p style="text-align:left;"><a href="http://www.dhanay.co.cc/2010/11/hadits-arbain-24-larangan-berbuat.html" target="_blank">http://www.dhanay.co.cc/2010/11/hadits-arbain-24-larangan-berbuat.html</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lilmessenger.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lilmessenger.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lilmessenger.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lilmessenger.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lilmessenger.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lilmessenger.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lilmessenger.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lilmessenger.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lilmessenger.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lilmessenger.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lilmessenger.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lilmessenger.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lilmessenger.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lilmessenger.wordpress.com/254/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lilmessenger.wordpress.com&amp;blog=2824010&amp;post=254&amp;subd=lilmessenger&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lilmessenger.wordpress.com/2010/11/16/hadist-arabain-ke-dua-puluh-empat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/adda1059b4846ad48ea45485c110cb36?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Barcode012</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/bismillah.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">bismillah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/hadits-24.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hadits 24</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Muhammadiyah Idul Adha 16 November 2010</title>
		<link>http://lilmessenger.wordpress.com/2010/11/13/244/</link>
		<comments>http://lilmessenger.wordpress.com/2010/11/13/244/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Nov 2010 13:15:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lilmessenger</dc:creator>
				<category><![CDATA[Liku-Liku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lilmessenger.wordpress.com/?p=244</guid>
		<description><![CDATA[VIVAnews - Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jawa Timur memastikan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijjah jatuh pada Selasa, 16 November 2010. Terkait itu, Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim Nadjib Hamid menjelaskan, telah menerima maklumat dari Muhammadiyah Pusat No 05/MLM/I.0/2010. &#8220;Dalam maklumat, ditetapkan 1 Zulhijjah jatuh pada 7 November 2010. Dan, memastikan pelaksanaan Idul Adha jatuh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lilmessenger.wordpress.com&amp;blog=2824010&amp;post=244&amp;subd=lilmessenger&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/bismillah.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-232" title="bismillah" src="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/bismillah.jpg?w=300&#038;h=96" alt="" width="300" height="96" /></a><strong>VIVAnews </strong>- Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jawa Timur memastikan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijjah jatuh pada Selasa, 16 November 2010. Terkait itu, Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim Nadjib Hamid menjelaskan, telah menerima maklumat dari Muhammadiyah Pusat No 05/MLM/I.0/2010.</p>
<p>&#8220;Dalam maklumat, ditetapkan 1 Zulhijjah jatuh pada 7 November 2010. Dan, memastikan pelaksanaan Idul Adha jatuh pada 16 November 2010,&#8221; kata Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim, Nadjib Hamid Senin, 25 Oktober 2010.</p>
<p>Sebab, kata dia, pada saat Ijtimak 29 Dhulqo’dah jatuh pada Sabtu, 6 November 2010 pukul 11.53.04 WIB. Saat itu tinggi hilal pada saat matahari terbenam di Yogyakarta posisinya di 01 derajat 34 menit 23 detik. Selain itu, Hilal sudah wujud di lokasi Tanjung Kodok, Tuban, Jatim dengan ketinggian 01 derajat 27 menit, 26.11 detik.</p>
<p>Isi maklumat tersebut langsung diteruskan ke pimpinan wilayah, daerah dan ke seluruh pimpinan cabang dan ranting Muhammadiyah se-Indonesia,</p>
<p>Lebih jauh, pihak Muhammadiyah tidak menampik bakal ada perbedaan antara penetapan yang dilakukan Muhammadiyah dengan pemerintah. &#8220;Itu tidak menjadi soal dan jangan dibesar-besarkan,&#8221; kata Nadjib.</p>
<p>Muhammadiyah juga menghormati jika saat ini pemerintah belum menetapkan dan biasanya akan diumumkan ketika mendekati Idul Adha dengan mengadakan Rukyatul Hilal. &#8220;Kalau ada perbedaan, silakan masyarakat mengikuti sesuai keyakinannya,&#8221; ujar Hamid.</p>
<p>Sebagai perbandingan, pelaksanaan Idul Adha pada 16 November ini berbeda dengan kalender resmi yang dikeluarkan pemerintah. Pemerintah, dalam kalender resmi, menetapkan 17 November sebagai Idul Adha dan menetapkan hari itu sebagai Libur Nasional.</p>
<p><a title="Iedul Adha" href="http://metro.vivanews.com/news/read/184914-muhammadiyah-idul-adha-16-november-2010" target="_blank"><strong>VIVAnews &#8211; Sabtu, 13 November 2010</strong></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lilmessenger.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lilmessenger.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lilmessenger.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lilmessenger.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lilmessenger.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lilmessenger.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lilmessenger.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lilmessenger.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lilmessenger.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lilmessenger.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lilmessenger.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lilmessenger.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lilmessenger.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lilmessenger.wordpress.com/244/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lilmessenger.wordpress.com&amp;blog=2824010&amp;post=244&amp;subd=lilmessenger&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lilmessenger.wordpress.com/2010/11/13/244/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/adda1059b4846ad48ea45485c110cb36?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Barcode012</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/bismillah.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">bismillah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dialog Heraklius dengan Abu Sufyan</title>
		<link>http://lilmessenger.wordpress.com/2010/11/10/dialog-heraklius-dengan-abu-sufyan/</link>
		<comments>http://lilmessenger.wordpress.com/2010/11/10/dialog-heraklius-dengan-abu-sufyan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Nov 2010 15:29:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lilmessenger</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lilmessenger.wordpress.com/?p=239</guid>
		<description><![CDATA[Perjanjian Hudaibiyah merupakan titik tolak kemenangan umat Islam terhadap kaum kafir Quraisy. Setelah terlibat beberapa kali peperangan antara kedua belah pihak, Quraisy merasa enggan meneruskan perselisihan ini karena dari perselisihan ini Quraisy menderita banyak sekali kerugian harta benda. Faktor utama yang mendorong Quraisy mengadakan perjanjian ini adalah tersendatnya perdagangan mereka ke Syam akibat pencegatan-pencegatan yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lilmessenger.wordpress.com&amp;blog=2824010&amp;post=239&amp;subd=lilmessenger&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/bismillah.jpg"><img class="size-medium wp-image-232 aligncenter" title="bismillah" src="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/bismillah.jpg?w=300&#038;h=96" alt="" width="300" height="96" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Perjanjian Hudaibiyah merupakan titik tolak kemenangan umat Islam terhadap kaum kafir Quraisy. Setelah terlibat beberapa kali peperangan antara kedua belah pihak, Quraisy merasa enggan meneruskan perselisihan ini karena dari perselisihan ini Quraisy menderita banyak sekali kerugian harta benda. Faktor utama yang mendorong Quraisy mengadakan perjanjian ini adalah tersendatnya perdagangan mereka ke Syam akibat pencegatan-pencegatan yang dilakukan kaum muslimin ketika kafilah dagang mereka melewati daerah-daerah di sekitar Madinah.</p>
<p style="text-align:justify;">Momen berharga ini segera dimanfaatkan Nabi saw untuk menyampaikan risalah Islam kepada pemimpin-pemimpin dunia saat itu, salah satunya adalah Kaisar Romawi Heraklius yang kala itu berkedudukan di Syam. Al Bukhory meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa beliau pernah mendengar dari Abu Sufyan bin Harb tentang surat Heraklius yang dikirimkan kepadanya saat dia dan kafilah dagang Quraisy sedang berada di Syam.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-239"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Heraklius mengundang Abu Sufyan pada pertemuan kerajaan yang diselenggarakan di Baitul Maqdis. Setelah memanggil penterjemahnya, Heraklius bertanya kepada rombongan Abu Sufyan, &#8220;Siapakah diantara kalian yang ikatan darahnya lebih dekat dengan orang yang mengaku sebagai nabi itu ?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Akulah yang paling dekat hubungan darahnya dengan dia&#8221;, jawab Abu Sufyan.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Mendekatlah kemari&#8221;, pinta Heraklius</p>
<p style="text-align:justify;">Rekan-rekannya menyuruh Abu Sufyan untuk maju, maka dia pun maju ke tempat yang paling depan. Kemudian Heraklius berkata kepada para penterjemahnya, &#8220;Aku akan bertanya tentang orang tersebut (Rosulullah) kepada orang ini. Jika dia berbohong maka bohongilah juga dia&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Abu Sufyan berkata sendiri, &#8220;Demi Allah, kalau bukan karena rasa malu jika mereka lebih banyak membohongiku, tentu aku akan berkata bohong kepadanya&#8221;. Kemudian dia menuturkan, &#8220;Pertanyaan pertama yang diajukan kepadaku adalah, &#8220;Bagaimana nasabnya di tengah kalian ? &#8220;.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku menjawab, &#8220;Dia orang terpandang diantara kami.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Apakah pernah ada seseorang sebelumnya yang berkata seperti yang dia katakan ?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tidak ada&#8221;, jawabku.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Apakah diantara bapak-bapaknya ada yang menjadi raja?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tidak ada.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Apakah yang mengikutinya dari kalangan orang-orang yang terpandang ataukah orang-orang lemah ?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Orang-orang lemah diantara mereka.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Apakah jumlah mereka semakin hari semakin bertambah ataukah semakin berkurang ?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Semakin bertambah.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;adakah diantara pengikutnya yang keluar dari agamanya karena benci kepada agama itu setelah dia memasukinya ?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tidak ada.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Apakah kalian menuduhnya pembohong sebelum dia mengatakan apa yang dikatakannya ?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tidak.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Apakah dia pernah berkhianat ?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tidak pernah. Selama kami bergaul dengannya, kami tidak pernah melihatnya melakukan hal itu.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tidak ada lagi kata-kata lain yang memungkinkan bagiku untuk mengorek keteranga&#8221;. Tetapi kemudian Heraklius bertanya lagi. &#8220;Apakah kalian memeranginya ?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Ya&#8221;, jawabku.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Bagaimana cara kalian memeranginya ? &#8220;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Peperangan kami dan dia silih berganti. Kadang kami menang dan kadang dia yang menang&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Apakah yang dia perintahkan kepada kalian ?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Dia berkata, &#8220;Sembahlah Allah semata, janganlah menyekutukan sesuatu pun dengan-Nya, tinggalkanlah apa yang dikatakan bapak-bapak kalian. Dia juga menyuruh kami mendirikan sholat, bershodaqoh, menjaga kehormatan diri dan menjalin hubungan persaudaraan&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian Heraklius berkata kepada penerjemahnya, &#8220;Katakan kepadanya (Abu Sufyan), &#8220;Aku sudah menanyakan kepadamu tentang nasabnya, lalu engkau katakan bahwa dia adalah orang terpandang diantara kalian. Memang begitulah para rosul yang diutus di suatu nasab dari kaumnya. Aku sudah menanyakan kepadamu, apakah pernah ada seseorang diantara kalian sebelumnya yang mengatakan seperti yang dikatakannya ? Lalu engkau mengatakan, tidak ada.&#8221;"</p>
<p style="text-align:justify;">Aku berkata sendiri, &#8220;Andaikan ada seseorang yang berkata seperti itu sebelumnya, tentu akan kukatakan bahwa memang ada seseorang yang mengikuti perkataan yang pernah disampaikan sebelumnya.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Heraklius berkata lagi, &#8220;Aku sudah menanyakan kepadamu, apakah diantara bapak-bapaknya ada yang menjadi raja ? Engkau katakan, tidak ada&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku berkata sendiri, &#8220;Kalaupun diantara bapak-bapaknya ada yang menjadi raja, tentu akan kukatakan, &#8216;Memang di sana ada orang yang sebenarnya mencari-cari kerajaan bapaknya&#8217;.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Heraklius berkata lagi, &#8220;Aku sudah menanyakan kepadamu, apakah kalian menuduhnya pembohong sebelum dia mengatakan apa yang dikatakannya ? Engkau menjawab, tidak. Memang aku tahu tidak mungkin dia berdusta terhadap manusia dan terhadap Allah. Aku sudah menanyakan kepadamu, apakah yang mengikutinya dari kalangan orang-orang terpandang ataukah orang-orang yang lemah ? Engkau katakan, orang-orang yang lemahlah yang mengikutinya. Memang begitulah pengikut para rosul. Akun sudah menanyakan kepadamu, adakah seseorang yang murtad dari agamanya karena benci terhadap agama itu setelah dia memasukinya ? Engkau katakan, tidak ada. Memang begitulah jika iman sudah meresap ke dalam hati. Aku sudah menanyakan kepadamu, apakah dia pernah berkhianat ? Engkau katakan tidak pernah. Memang begitulah para rosul yang tidak pernah berkhianat. Aku sudah menanyakan kepadamu, apa yang dia perintahkan ? Engkau katakan bahwa dia menyuruh kalian untuk menyembah Allah, tidak menyekutukan sesuatu pun dengan-Nya, melarang kalian menyembah berhala, menyuruh kalian mendirikan sholat, bersodaqoh, jujur dan menjaga kehormatan diri. Jika yang engkau katakan ini benar, maka dia akan menguasai tempat kedua kakiku berpijak saat ini. Jauh-jauh sebelumnya aku sudah menyadari bahwa orang seperti dia akan muncul, dan aku tidak menduga bahwa dia berasal dari tengah kalian. Andaikan aku bisa bebas bertemu dengannya, maka aku lebih memilih bertemu dengannya. Andaikan aku berada dihadapannya, tentu akan kubasuh kedua telapak kakinya. &#8220;</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah itu Heraklius meminta surat Rosulullah saw dan membacanya. Setelah selesai, terdengar suara gaduh dan riuh di sana-sini. Heraklius memerintahkan agar kami dibawa keluar dari tempat pertemuan itu. Aku berkata kepada para bawahannya yang membawa kami keluar, &#8220;Kekuasaannya saat itu tak beda jauh dengan kekuasaan Ibnu Abu Kabsyah, yang ketakutan terhadap kekuasaan Raja Bani Al-Ashfar&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Sejak saat itu aku selalu merasa yakin akan kemenangan Nabi Sholallahu Alaihi wa Sallam hingga akhirnya Allah menunjuki aku untuk memeluk Islam.*)</p>
<p style="text-align:right;">Bandung R5A5, 10 Nopember 2010</p>
<p>*Shohih Al-Bukhory, 1/4; Shohih Muslim, 2/98-99</p>
<p>Referensi : Shiroh Nabawiyah karangan Syaikh Shofiyyurrohman Al Mubarokfury</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lilmessenger.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lilmessenger.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lilmessenger.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lilmessenger.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lilmessenger.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lilmessenger.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lilmessenger.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lilmessenger.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lilmessenger.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lilmessenger.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lilmessenger.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lilmessenger.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lilmessenger.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lilmessenger.wordpress.com/239/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lilmessenger.wordpress.com&amp;blog=2824010&amp;post=239&amp;subd=lilmessenger&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lilmessenger.wordpress.com/2010/11/10/dialog-heraklius-dengan-abu-sufyan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/adda1059b4846ad48ea45485c110cb36?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Barcode012</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/bismillah.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">bismillah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Good Bye My Old Room</title>
		<link>http://lilmessenger.wordpress.com/2010/11/07/good-bye-my-old-room/</link>
		<comments>http://lilmessenger.wordpress.com/2010/11/07/good-bye-my-old-room/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Nov 2010 12:51:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lilmessenger</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perjalanan Panjang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lilmessenger.wordpress.com/?p=233</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini tanggal 7 Nopember 2010 resmi sudah aku berpindah ke tempat tinggal yang baru. Setelah menemui bibi penjaga kos dan menyerahkan kuncinya, mulai saat itu pula aku harus hengkang dari Pondok Aurel. Pondok ini menyisakan kenangan yang dalam bagiku, terutama kenangan tentang kebersamaan kami Laskar DJBB angkatan 20. Laskar yang tak lekang oleh waktu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lilmessenger.wordpress.com&amp;blog=2824010&amp;post=233&amp;subd=lilmessenger&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/bismillah.jpg"><img class="size-medium wp-image-232 aligncenter" title="bismillah" src="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/bismillah.jpg?w=300&#038;h=96" alt="" width="300" height="96" /></a>Hari ini tanggal 7 Nopember 2010 resmi sudah aku berpindah ke tempat tinggal yang baru. Setelah menemui bibi penjaga kos dan menyerahkan kuncinya, mulai saat itu pula aku harus hengkang dari Pondok Aurel. Pondok ini menyisakan kenangan yang dalam bagiku, terutama kenangan tentang kebersamaan kami Laskar DJBB angkatan 20. Laskar yang tak lekang oleh waktu (lebay).</p>
<p style="text-align:justify;">Disanalah tempat kami berkumpul melepas penat akibat pekerjaan yang telah kami jalani selama satu bulan penuh. Dari sanalah kami bertolak untuk menyusuri sudut-sudut kota Bandung, Mall-Mall, pasar-pasar, rumah-rumah, sawah-sawah, hutan-hutan (emangnya mau kemana Kang ?). Yang pasti disanalah saksi bisu kegiatan berkumpul kami.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah kurang lebih 3 bulan kegiatan OJT (<em>On the job training</em>)kami selesei (Mudah-mudahan SK segera turun) status kami berubah menjadi benar-benar OJT (Ora Jelas Tugase). Dibilang siswa OJT tapi sudah lulus (Alhamdulillah semua lulus, tinggal sahabatku Nanang dan Iwan &#8211; Semangat Bro . .), dibilang pegawai tapi belum ada SK. Wah, status kami benar-benar abu-abu. Tapi masih mending daripada hitam. hehe</p>
<p style="text-align:justify;">Entah mengapa aku merasa ingin rasanya pindah tempat tinggal ke tempat yang lebih tanang (asal bukan kuburan). Untuk itu aku putuskan mencari referensi kos-kosan baru yang situasinya lebih kondusif. Aku disarankan beberapa rekan kerjaku untuk pindah ke kos-kosan mereka. Terima kasih Bapak Ribut dan Mas Lius atas saran kos-kosannya. Akhirnya aku putuskan untuk menengok sejenak bagaimana kondisi kos-kosan tersebut. Aku pun berjalan menyusuri jalan Pangarang menuju jalan Rana bersama Bapak Ribut. Ketika sampai di tempat tujuan aku pun segera melihat-lihat kondisi tempat tinggal yang satu ini. &#8220;Masya Allah bagusnya&#8221;, gumamku dalam hati. Namun rasanya kurang afdhol kalau tempat sebagus ini jauh dari masjid. Maka aku tanyakan kepada beliau dimanakah letak masjid. Pak Ribut pun menjawab, &#8220;deket, cukup jalan kaki aja&#8221;. &#8220;Ayuk sekalian sholat maghrib, biar ku tunjukkan dimana masjidnya&#8221;, kata bapak tadi. Setelah ku tahu masjid mudah dijangkau dari sini maka kuputuskan untuk berkata &#8220;Ambil&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun sayang ketika itu kamar sudah terisi penuh. Baru saja kemaren ada kamar kosong di C5 tapi sudah ada yang memesan. Akhirnya ku tahu yang memesan kamar itu adalah seorang teteh-teteh yang bekerja di PLN juga. Cuman bedanya dia baru saja dapat SK, sedang aku masih Ora Jelas Tugase. &#8220;Sayang sekali . . . ah sudahlah, demi teteh yang geulis ini aku rela mengalah&#8221;.  Akhirnya hari itu aku pulang dengan perasaan hampa.</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa hari kemudian aku dikabari oleh sang pemilik kos bahwa ada kamar kosong di A5. Akhirnya ku terima sajalah daripada tetap dengan perasaan hampa. Setelah selidik punya selidik ternyata kamar itu berada persis di depan kamar Pak Ribut (Bapak yang memberikan referensi  kos ini). &#8220;Alhamdulillah, kamarku berada di dekat kamar bapak yang baik hati, tapi Astaghfirullah, kenapa kamarku jauh dari kamarnya teteh yang geulis itu yah ?&#8221;. Ah memang begini lah keadaannya. Kamarku dengan kamar teteh itu harus terpisah dua gerbang. Gerbang pertama, aku yang memegang kuncinya, tapi gerbang kedua, dia yang memegang kuncinya. Wah gak bisa ngelihat dia tiap hari dung ?? (Mau cari kosan apa cari awewe sih kang ?).</p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya kuputuskan untuk mengambil kamar yang satu ini, dengan segera membayar tarif sewanya  saat itu juga kepada pemilik kos. Alhamdulillah semua lancar. Aku pun akhirnya dibekali 3 kunci oleh pemilik kos. Kunci pertama adalah kunci gerbang masuk, kunci ke-2 adalah kunci garasi, dan kunci ke-3 adalah kunci kamar.</p>
<p style="text-align:justify;">Malam ini 7 Nopember 2010 aku bisa tidur dengan tenang di kamar baru ini. Kamar yang bercat biru ini ku beri kode nama R5A5. Kemudian ku pasang juga sprei warna biru. Wah makin biru saja kamar ini. Malam ini pun tiba-tiba ku teringat kenangan-kenangan masal lalu di Pondok Aurel dan mudah-mudahan kenangan ini terus berlanjut walaupun diriku tidak di tempat itu lagi. Good bye my old room, I will never forget you now and forever</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:right;">Bandung R5A5, 7 Nopember 2010</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lilmessenger.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lilmessenger.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lilmessenger.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lilmessenger.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lilmessenger.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lilmessenger.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lilmessenger.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lilmessenger.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lilmessenger.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lilmessenger.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lilmessenger.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lilmessenger.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lilmessenger.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lilmessenger.wordpress.com/233/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lilmessenger.wordpress.com&amp;blog=2824010&amp;post=233&amp;subd=lilmessenger&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lilmessenger.wordpress.com/2010/11/07/good-bye-my-old-room/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/adda1059b4846ad48ea45485c110cb36?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Barcode012</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lilmessenger.files.wordpress.com/2010/11/bismillah.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">bismillah</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
