AHMADIYAH . . . . Islam atau bukan?

Assalamualaikum Warahmatullah.Sepintas penganut Jamaah ini hampir mirip dengan jamaah Islam Kebanyakan. Ajarannya pun terlihat sama. Namun ada beberapa perbedaan yang mendasar dari cara pandang penganut ajaran Ini.

Sedikit baca-baca dari website Jamaah tersebut http://www.alislam.org/indonesia, sepintas orang awam akan menyangka bahwa ini adalah website gerakan-gerakan Islam biasa seperti Huzbut Tahrir dan sebagainya. Namun jika dicermati lebih dalam akan nampak perbedaan fundamental dari ajaran jamaah ini.

Nama Beliau adalah Hazrat Mirza Ghulam Ahmad. Nama Asli beliau hanyalah Ghulam Ahmad. Mirza melambangkan bahwa Beliau adalah keturunan Moghul. Hazrat Mirza Ghulam Ahmad ini diyakini oleh kaum Ahmadi sebagai Almasih atau Imam Mahdi atau Nabi Isa as yang dijanjikan oleh Rasulullah SAW. yang tugas-tugasnya antara lain: membunuh Dajjal, mematahkan salib, membunuh babi, dan menjadi hakim yang adil.

Beliau lahir pada tanggal 13 Februari 1835 M, atau 14 Syawal 1250 H, hari Jumat, pada waktu shalat Subuh, di rumah Mirza Ghulam Murtaza di desa Qadian. Beliau lahir kembar. Yakni beserta beliau lahir pula seorang anak perempuan yang tidak berapa lama kemudian meninggal dunia. Kaum Ahmadi menganggap kelahiran kembar beliau adalah tanda-tanda bahwa beliau adalah Imam Mahdi yang dijanjikan oleh Rosulullah SAW sesuai yang tertera pa kitab-kitab agama Islam. (Riwayat Mirza Ghulam Ahamd klik di sini)

Namun ada beberapa argumen yang bisa menggugurkan bahwa beliau bukanlah Imam Mahdi. Dalam riwayat lain disebutkan bahwa Imam Mahdi lahir pada hari Jum’at tanggal 17 Romadhon pada saat gerhana bulan, sedangkan beliau lahir pada tanggal 14 Syawal 1250 H.

Berikut ini adalah argument-argument yang menggugurkan bahwa Mirza Ghulam Ahmad bukanlah Imam Mahdi:

  • Ayah Beliau bernama Mirza Ghulam Murtaza sedangkan Ayah Imam Mahdi bernama Abdullah(sama seperti nama Ayah Rosulullah SAW)
  • Nama lengkap beliau adalah Mirza Ghulam Ahmad sedangkan nama lengkap Imam Mahdi adalah Muhammad bin Abdullah

Adapun beberapa hadist yang menceritakan tentang Imam Mahdi adalah sebagai berikut.

Kedatangan Imam Mahdi

Telah bersabda Rasulullah SAW, “Sungguh, bumi ini akan dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Dan apabila kezhaliman serta kesemena-menaan itu telah penuh, maka Allah SWT akan mengutus seorang laki-laki yang berasal dari umatku, namanya seperti namaku, dan nama bapaknya seperti nama bapaku (Muhammad bin Abdullah). Maka ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana ia (bumi) telah dipenuhi sebelum itu oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Di waktu itu langit tidak akan menahan setetes pun dari tetesan airnya, dan bumi pun tidak akan menahan sedikit pun dari tanaman-tanamannya. Maka ia akan hidup bersama kamu selama 7 tahun, atau 8 tahun, atau 9 tahun.” (HR. Thabrani)

Telah bersabda Rasulullah SAW, “Pada akhir zaman akan muncul seorang khalifah yang berasal dari umatku, yang akan melimpahkan harta kekayaan selimpah-limpahnya. Dan ia sama sekali tidak akan menghitung-hitungnya.” (HR. Muslim dan Ahmad)
Ciri-ciri Imam Mahdi

Telah bersabda Rasulullah SAW, “Al-Mahdi berasal dari umatku, berkening lebar, berhidung panjang dan mancung. Ia akan memenuhi bumi ini dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana ia (bumi ini) sebelum itu dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan, dan ia (umur kekhalifahan) berumur tujuh tahun.” (HR. Abu Dawud dan al-Hakim)

Telah bersabda Rasulullah SAW, “Al-Mahdi berasal dari umatku, dari keturunan anak cucuku.” (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan al-Hakim)

Tanda-tanda kemunculan Imam Mahdi

Aisyah Ummul Mukminin RA telah berkata, “Pada suatu hari tubuh Rasulullah SAW bergetar dalam tidurnya. Lalu kami bertanya, ‘Mengapa engkau melakukan sesuatu yang belum pernah engkau lakukan wahai Rasulullah?’ Rasulullah SAW menjawab, ‘Akan terjadi suatu keanehan, iaitu bahwa sekelompok orang dari umatku akan berangkat menuju baitullah (Kaabah) untuk memburu seorang laki-laki Quraisy yang pergi mengungsi ke Kaabah. Sehingga apabila orang-orang tersebut telah sampai ke padang pasir, maka mereka ditelan bumi.’ Kemudian kami bertanya, ‘Bukankah di jalan padang pasir itu terdapat bermacam-macam orang?’ Beliau menjawab, ‘Benar, di antara mereka yang ditelan bumi tersebut ada yang sengaja pergi untuk berperang, dan ada pula yang dipaksa untuk berperang, serta ada pula orang yang sedang berada dalam suatu perjalanan, akan tetapi mereka binasa dalam satu waktu dan tempat yang sama. Sedangkan mereka berasal dari arah (niat) yang berbeda-beda. Kemudian Allah SWT akan membangkitkan mereka pada hari berbangkit, menurut niat mereka masing-masing.'” (HR. Bukhary, Muslim)

Telah bersabda Rasulullah SAW, “Seorang laki-laki akan datang ke Baitullah (Kaabah), maka diutuslah suatu utusan (oleh penguasa) untuk mengejarnya. Dan ketika mereka telah sampai di suatu gurun pasir, maka mereka terbenam ditelan bumi.” (HR. Muslim)

Telah bersabda Rasulullah SAW, “Suatu kaum yang mempunyai jumlah dan kekuatan yang tidak berarti akan kembali ke Baitullah. Lalu diutuslah (oleh penguasa) sekelompok tentara untuk mengejar mereka, sehingga apabila mereka telah sampai pada suatu padang pasir, maka mereka ditelan bumi.” (HR. Muslim)

Telah bersabda Rasullah SAW, “Sungguh, Baitullah ini akan diserang oleh suatu pasukan, sehingga apabila pasukan tersebut telah sampai pada sebuah padang pasir, maka bagian tengah pasukan itu ditelan bumi. Maka berteriaklah pasukan bagian depan kepada pasukan bagian belakang, dimana kemudian semua mereka ditenggelamkan bumi dan tidak ada yang tersisa, kecuali seseorang yang selamat, yang akan mengabarkan tentang kejadian yang menimpa mereka.” (HR. Muslim, Ahmad, Nasai, dan Ibnu Majah)

Telah bersabda Rasulullah SAW, “Akan dibaiat seorang laki-laki antara maqam Ibrahim dengan sudut Kaabah.” (HR. Ahmad, Abu Dawud)

Telah bersabda Rasulullah SAW, “Suatu pasukan dari umatku akan datang dari arah negeri Syam ke Baitullah (Kaabah) untuk mengejar seorang laki-laki yang akan dijaga Allah dari mereka.” (HR. Ahmad).

Itulah beberapa hadist yang meriwayatkan tantang Imama Mahdi.
baca http://ms.wikipedia.org/wiki/Imam_Mahdi

Pertanyaannya . . . ? Apakah peristiwa-peristiwa di atas telah terjadi ketika Mirza Ghulam Ahmad Diishlahkan Allah sebagai Imam Mahdi?

Adapun beberapa wahyu yang menurut Kaum Ahmadi diturunkan Allah kepada Hazrat Mirza Ghulam Ahmad adalah sebagai berikut:


Artinya :Persumpahan demi Langit yang merupakan sumber takdir, dan demi peristiwa yang akan terjadi setelah tenggelamnya matahari pada hari in3 i.

Ayat dia atas mengabarkan bahwa ayah Beliau yang bernama Mirza Ghulam Murtaza akan wafat setelah maghrib.

Ilham di atas adalah ilham yang diturunkan untuk menghibur beliau paska sepeninggal ayah Beliau. Adapun ilham-ilham lainnya adalah sebagai berikut:

Seorang nabi telah datang ke dunia, namun dunia tidak menerimanya4

Akan datang kepadamu hadiah-hadiah dari tempat-tempat yang jauh, dan orang-orang banyak akan datang dari tempat-tempat yang jauh5.

Raja-raja akan mencari berkat dari pakaian-pakaianmu6

Dalam perkembangan berikutnya Ahmadiyah terpecah menjadi dua golongan:

  1. Ahmadiyah Qadian (Qodian = Nama kota tempat kelahiran Mirza Ghulam Ahmad), di Indonesia dikenal dengan Jemaat Ahmadiyah Indonesia (berpusat di Bogor [6], yakni kelompok yang mempercayai bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalah seorang mujaddid (pembaharu) dan seorang nabi.
  2. Ahmadiyah Lahore (Lahore = nama kota yang berjarak 57 km sebelah Barat kota Qadian), di Indonesia dikenal dengan Gerakan Ahmadiyah Indonesia (berpusat di Yogyakarta). Secara umum kelompok ini tidak menganggap Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabi, melainkan hanya sekedar mujaddid dari ajaran Islam [7].

Ajaran Ahamadiyah Lahore memiliki pandangan berbeda tentang Guru Besar Mereka. Adapun beberapa keyakinan dari penganut Ahmadiyah Lahore adalah sebagai berikut:

  1. Percaya pada semua aqidah dan hukum-hukum yang tercantum dalam al Quran dan Hadits, dan percaya pada semua perkara agama yang telah disetujui oleh para ulama salaf dan ahlus-sunnah wal-jama’ah, dan yakin bahwa Nabi Muhammad SAW adalah nabi yang terakhir.
  2. Nabi Muhammad SAW adalah khatamun-nabiyyin. Sesudahnya tidak akan datang nabi lagi, baik nabi lama maupun nabi baru.
  3. Sesudah Nabi Muhammad SAW, malaikat Jibril tidak akan membawa wahyu nubuwat kepada siapa pun.
  4. Apabila malaikat Jibril membawa wahyu nubuwwat (wahyu risalat) satu kata saja kepada seseorang, maka akan bertentangan dengan ayat: walâkin rasûlillâhi wa khâtamun-nabiyyîn (QS 33:40), dan berarti membuka pintu khatamun-nubuwwat.
  5. Sesudah Nabi Muhammad SAW silsilah wahyu nubuwwat telah tertutup, akan tetapi silsilah wahyu walayat tetap terbuka, agar iman dan akhlak umat tetap cerah dan segar.
  6. Sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW, bahwa di dalam umat ini tetap akan datang auliya Allah, para mujaddid dan para muhaddats, akan tetapi tidak akan datang nabi.
  7. Mirza Ghulam Ahmad adalah mujaddid abad 14 H. Dan menurut Hadits, mujaddid akan tetap ada. Dan kepercayaan kami bahwa Mirza Ghulam Ahmad bukan nabi, tetapi berkedudukan sebagai mujaddid.
  8. Percaya kepada Mirza Ghulam Ahmad bukan bagian dari Rukun Islam dan Rukun Iman, maka dari itu orang yang tidak percaya kepada Mirza Ghulam Ahmad tidak bisa disebut kafir.
  9. Seorang muslim, apabila mengucapkan kalimah thayyibah, dia tidak boleh disebut kafir. Mungkin dia bisa salah, akan tetapi seseorang dengan sebab berbuat salah dan maksiat, tidak bisa disebut kafir.
  10. Ahmadiyah Lahore berpendapat bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalah pelayan dan pengemban misi Nabi Muhammad SAW.[8]

Sejarah Penyebaran

Ahmadiyah Qadian

Ahmadiyah Qadian masuk ke Indonesia tahun 1925 oleh Maulana Rahmat Ali HAOT yang datang dari Qadian, India atas perintah dari Khalifatul Masih II, Hadrat Alhaj Mirza Bashir-ud-Din Mahmood Ahmad.

Tahun 2000 yang lalu, Khalifah Ahmadiyah Hadrat Mirza Tahir Ahmad (alm) datang dari London menuju Indonesia. Ketika itu ia sempat bertemu denganPresiden Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid dan Ketua MPR ,Amin Rais.

Ahmadiyah Lahore
Tahun 1924 dua pendakwah Ahmadiyah LahoreMirza Wali Ahmad Baig dan Maulana Ahmad, datang ke Yogyakarta. Minhadjurrahman Djojosoegito, seorang sekretaris di organisasi Muhammadiyah, mengundang Mirza dan Maulana untuk berpidato dalam Muktamar ke-13 Muhammadiyah, dan menyebut Ahmadiyah sebagai “Organisasi Saudara Muhammadiyah“.[9]

Pada tahun 1926 , Haji Rasul mendebat Mirza Wali Ahmad Baig, dan selanjutnya pengajaran paham Ahmadiyah dalam lingkup Muhammadiyah dilarang. Pada Muktamar Muhammadiyah 18 di Solo tahun 1929, dikeluarkanlah pernyataan bahwa “orang yang percaya akan Nabi sesudah Muhammad adalah kafir“. Djojosoegito yang diberhentikan dari Muhammadiyah, lalu membentuk dan menjadi ketua pertama dari Gerakan Ahmadiyah Indonesia, yang resmi berdiri 4 April 1930.[9]

Status di Berbagai Negara

Pakistan
Di Pakistan, parlemen telah mendeklarasikan pengikut Ahmadiyah sebagai non-muslim. Pada tahun 1974, pemerintah Pakistan merevisi konstitusinya tentang definisi Muslim, yaitu “orang yang meyakini bahwa Nabi Muhammad adalah nabi terakhir. Penganut Ahmadiyah, baik Qadian maupun Lahore, dibolehkah menjalankan kepercayaannya di Pakistan, namun harus mengaku sebagai agama tersendiri di luar Islam.

Indonesia
Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menetapkan Ahmadiyah sebagai aliran sesat semenjak tahun 1980, lalu ditegaskan kembali pada fatwa MUI yang dikeluarkan tahun 2005.

Malaysia

Di Malaysia Ahmadiyah telah lama dilarang.

Brunei Darussalam
Sebagaimana di Malaysia, di Brunei Darussalam pun status terlarang ditetapkan untuk Ahmadiyah

Baca :http://id.wikipedia.org/wiki/Ahmadiyyah

Demikian tadi penjelasan sekelumit tentang Jamaah Islam Ahmadiyah. Seperti sudah sabda Rosulullah bahwa “Kelak umatku akan terpecah menjadi 72 golongan dan hanya satu golonganlah yang akan masuk ke dalam surga”. berpegang teguhlah pada Al Qur’an dan Sunnah agar tidak tersesat dari jalan Allah.

STRAIGH YOUR PLAN COMPLETE YOUR EFFORT . . . . . . .

_BARCODE 012_

Assalamualaikum Warohmatullah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: