Antara Shio Anjing dan Unsur Tanah

Dr. Grad Finster dalam majalah Cosmos, Jerman, menurunkan makalah dengan judul “Bahaya yang Muncul dari Memelihara Anjing dan Mendekatinya”, mengatakan,

Bertambah sukanya manusia pada anjing dewasa ini, memaksa kita untuk melihat bahaya yang muncul dari hal itu. Khususnya, jika pemeliharaannya sampai pada menciumnya, menjilat-jilat tangan dan membiarkannya menjilat sisa-sisa makanan. Semua ini selain tidak sesuai dengan perasaan yang baik dan ethika, juga tidak cocok dengan hukum kesehatan. Sesungguhnya bahaya yang mengancam kesehatan manusia yang disebabkan toleransi ini tidak kecil. Anjing mengidap cacing pita yang dapat menularkannya pada manusia. Lebih parah lagi, manusia bisa terkena penyakit jaringan otot yang sulit diobati, bahkan sampai merenggut jiwanya.

Telah terbukti bahwa semua jenis anjing hingga yang paling kecil ukurannya tidak lepas mengidap cacing pita. Di Daerah Friziland, Belanda di mana anjing dijadikan alat penarik, ditemukan fenomena mengejutkan. Setiap seratus penduduknya terdapat 12 orang yang terkena penyakit itu. di Skotlandia juga ditemukan orang-orang yang terkena penyakit itu, dengan komposisi 1 orang dari setiap 43 orang penduduknya. Bahkan presentase ini menjadi bertambah jika melihat apa yang terjadi di Australia. Terbukti pada setiap 39 orang penduduknya terdapat satu orang yang terkena. Juga telah terbukti bahwa anjing menjadi penyebab langsung munculnya pelbagai macam penyakit di wilayah lain. kemudian Dr. Grad Finster mengatakan,

Yang harus dijaga manusia adalah tidak bermain-main dengan anijng, dan membiasakan anak-anak kecil berhati-hati terhadapnya. Anjing tidak boleh dibiarkan menjilat tangan mereka. Tidak boleh melepas anjing di tempat anak-anak bermain dan berolahraga. Seharusnya, tidak emmberi makan anjing pada tempat yang biasa digunakan makan manusia. Jangan membiarkan anjing masuk pada tempat penjualan makanan, pasar, dan rumah makan. Secara umum, wajib menjauhkan anjing dari segala yang berhubungan dengan makanan manusia dan minumannya.

Di antara penemuan sekarang ini adalah diproduksinya pelbagai obat pembunuh kuman dari tanah, khususnya tanah kuburan, karena paling banyak terpolusi. Misalnya, Sturbitumacin, Tetrasiclin, Newmacin semuanya termasuk pembunuh kuman. Produksi itu memanfaatkan tanah, dalam kuman-kuman tanah terdapat enzim yang mampu membunuh kuman yang lain.

Letakkan apa yang telah lewat di atas dalam hatimu, dan bacalah hadits berikut ini.

Muslim Meriwayatkan dari Abu Huroiroh bahwa Rosulullah SAW bersabda :

Bersihnya tempat kalian jika dijilat anjing adalah dengan dicuci tujuh kali, pertamanya dengan tanah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: