Yang Terakhir dan yang Pertama

Tak lama setelah itu Nabi jatuh sakit. Ia tak pernah mengalami sakit yang berarti sebelum itu, karena memang selalu menjaga kebersihan dan kesehatannya dengan baik.

Malam itu kesehatannya tampak lebih baik, panas demamnya mulai menurun. Kendati badan masih sangat lemah, keesokan harinya saat mendengar suara adzan subuh, dengan berikat kepala ia keluar ke masjid. Sekali ini ia bertopang pada Ali bin Abi Tholib dan Fadl anak sulung Abbas. Imam sholat subuh waktu itu adalah Abu Bakar. Kedatangan Nabi ini rupanya dirasakan oleh jamaah yang sedang sholat. Tentu mereka merasa sangat gembira, karena berarti Nabi sudah berangsur sehat kembali. Nabi memberi syarat agar sholat diteruskan. suasana ini dirasakan juga oleh Abu Bakar. Abu Bakar teah merasa apa yang telah dilakukan mereka itu, dan ia yakin bahwa mereka tidak akan berlaku demikian kalau tidak karena kehadiran Rosulullah. Ia mundur selangkah untuk memberi tempat kepada Nabi memimpin sholat, tetapi Nabi mendorongnya dari belakang dan terus duduk disamping kanannya. Nabi sholat jamaah sambil duduk. Jamaah di masjid tentu sangat gembira melihat kesehatannya sudah bertambah baik. Tetapi itulah sakitnya yang pertama dan yang terakhir.

Tatkala Rosulullah akan kembali ketempat Aisyah ia dibantu oleh Fadl dan Sauban, salah seorang pembantu Nabi, diikuti oleh Ali dan Abbas. Saat mereka sudah akan keluar dari tempat itu ada beberapa orang yang bertanya kepada Ali mengenai kesehatan Nabi, “Alhamulillah berangsur sembuh”, jawab Ali. Ali beralasan, keadaan Rosulullah memang sudah berangsur sembuh. Abu Bakar juga meminta izin akan pergi ke Sunh, kampung istrinya. “Rosulullah,” katanya, “saya lihat Anda sekarang dengan karunia dan nikmat Allah sudah sehat kembali . . .” Nabi pun mengizinkan.

Tetapi begitu para penanya itu pergi, Abbas memegang tangan Ali seraya berkata : “Ali, saya melihat ada tanda kematian di wajah Rosulullah”, seperti yang sudah biasa saya kenali di wajah-wajah keluarga Abdul Muttalib. Baiklah kita menemui Rosulullah dan bicaralah, tanyakanlah semua kewenangan itu akan jatuh ke tangan siapa sesudah dia nanti. Kalau memang akan di tangan kita, kita tahu; dan kalau diluar kita, akan kita minta dia meninggalkan pesan agar orang menghargai dan menghormati kita.” Tetapi Ali menjawab tegas : “Demi Allah, saya tidak akan membicarakan soal itu ; sebab jika dia tidak memberikannya kepada kita, untuk selamanya jangan harap sesudah dia nanti akan ada orang yang akan memberikan itu kepada kita.” Jelas yang dimaksud Abbas tentu siapa yang akan menjadi penggantinya memimpin umat kelak, sebab itulah sakitnya yang terakhir, dan yang pertama.

Sebelum itu Nabi SAW pernah juga merasakan panas demamnya agak menurun. Ia pergi juga ke masjid untuk mengimami sholat. Hal ini dilakukannya selama beberapa hari. Tetapi tidak lebih dari sholat saja. Ia sudah tidak kuat duduk bercakap-cakap dengan sahabat-sahabatnya. Namun ketika ternyata sudah tidak kuat lagi, Nabi meminta Abu Bakar yang memimpin sholat. Tetapi Aisyah mengatakan bahwa Abu Bakar mudah terharu, suaranya lemah dan suka menangis kalau sedang membaca Qur’an. Aisyah mengulangi kata-katanya itu. Tetapi Nabi tetap meminta Abu Bakar. Memang, saat Abu Bakar datang memimpin sholat seperti diperintahkan oleh Nabi. Suatu saat ketika Abu Bakar tidak ada di tempat, maka Umar yang bertindak sebagai imam menggantikan Abu Bakar. Suara Umar memang lantang, sehingga ketika mengucapkan takbir di masjid, suaranya terdengar oleh Nabi dari rumah Aisyah.

“Mana Abu Bakar ?” tanyanya. “Allah dan Muslimin tidak menghendaki yang demikian.”

Dengan begitu orang berpendapat, bahwa Nabi menghendaki Abu Bakar sebagai penggantinya kemudian, karena mengimami sholat merupakan tanda pertama untuk menggantikan kedudukan Rosulullah. Beberapa tahun silam, dia juga diminta oleh Nabi mewakilinya memimpin haji.

Ref : Ali bin Abi Tholib
karya : Ali Audah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: