MENCINTAI LIMA PERKARA DAN LUPA AKAN LIMA PERKARA (Bagian 1)

Hiruk pikuk kehidupan dunia yang syarat akan kenikmatan dan kelezatan nafsu seringkali memperdaya akal kita. Semua daya dan upaya tertuju pada pencapaian kebahagiaan sesaat tersbut. Ada yang rela bekerja siang dan malam hingga melalaikan hak-hak keluarga di rumah, hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan, hak Tuhan untuk disembah, bahkan yang paling parah ia lalai akan hak anggota tubuhnya untuk beristirahat demi secuil harta yang nilainya tidak seberapa. Belum lagi kaum remaja yang larut akan semaraknya pesta, musik, minuman keras, wanita dan narkoba seakan mengisyaratkan kenikmatan surga yang memperdaya nafsu hingga mereka merasa kebahagiaan itu akan melekat erat dalam diri mereka dan kekal untuk selamanya.

Lukisan-lukisan kesenangan semu itu Nampak begitu nyata sehingga banyak orang tergelincir dan tertarik untuk mencicipi sejengkal demi sejengkal kelezatan dunia hingga mereka lupa akan siapa sebenarnya diri mereka. Banyak hal yang mereka korbankan demi meraih kenikmatan dunia itu dan hati mereka selalu dipermainkan oleh tipu daya nafsu dan diperbudak oleh keinginan-keinginan syaithan.

Sudah menjadi sifat dasar bahwa manusia akan selalu mencari keindahan dan kebahagiaan. Berlandaskan cinta yang terhujam dalam hati setiap manusia, secara umum mereka akan selalu mencari objek untuk mereka cintai, akan tetapi jika sifat tersebut tidak diarahkan maka akan sampailah kepada kesenangan-kesenangan yang merusak pikiran dan mata hati.


“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali Imron 14 )

Karena demikian itu, manusia secara umum akan berlomba-lomba untuk mewujudkan keinginan demi mendapatkan harga kekayaan, kedudukan, kehormatan dan segala sesuatu yang bersifat duniawi. Mereka menganggap dengan berbekal itu semua mereka akan memperoleh kebahagiaan yang tak pernah usang dimakan zaman.

baca…

Advertisements

RDK = Ramadhan di Kampung

Assalamualaikum Warohmatullah

Tak terasa Ramadhan sudah hampir tiba. Sampai ketika saya menulis cerita ini, kalender sudah menunjukkan tanggal 21 Syaban 1429 hijri atau 8 hari menuju tanggal 1 Ramadhan. Banyak orang-orang berdoa pada penghujung Ramadhan tahun lalu – “Ya Allah pertemukan hamba dengan Ramadhan tahun depan !!” – namun tak sedikit pula doa yang belum dikabulkan oleh Allah. Mereka terlebih dulu menemui ajal sebelum bersentuhan dengan bulan suci yang penuh ampunan itu.

Ramadhan seakan bulan yang sedikit banyak telah menyisakan berjuta kenangan bagi kita semua. sejak dari timangan sang ibu kita melihat begitu semaraknya bulan Ramadhan. Mungkin dulu kita belum berpuasa, tapi tak jarang juga kita latah ikut-ikutan membangunkan orang yang ingin berpuasa. Mungkin kita dulu tak ikut berpuasa, tapi kita latah ikut-ikutan saur dan berbuka dengan sanak saudara.

Ibu kita menyiapkan hidangan sangat istimewa bagi anggota keluarga yang sedang berpuasa. Jangankan yang sedang puasa, kita saja yang tidak berpuasa juga tergoda melihatnya. Tak jarang pula kita menyantap hidangn itu duluan sebelum yang berpuasa berbuka, parahnya lagi kita makan di depan orang yang sedang berpuasa.

baca…

Muslim Albania Selamatkan 2000 Yahudi dari Holocaust

Assalamualaikum warohmatullah

Bismillahirrohmanirrohim. . .

Pada Tahun-tahun terakhir ini citra Islam di percaturan dunia tampak semakin buruk. Pernyataan-pernyataan miring tentang keterorisan umat Islam terus saja didengungkan negara-negara barat tanpa mengenal kata berhenti. Barat mencoba membeberkan bukti-bukti kebrutalan umat Islam sehingga agama Islam pun dianggap sebagai mesin besar pencipta teroris dengan akidah dan kepercayaan mereka sebagai amunisi.

Mungkin banyak dari kita yang telah mengetahui peristiwa holocoust di mana umat yahudi dikejar-kejar dan dibantai oleh rezim Nazi, dan pernyataan miring dilontarkan oleh orang-orang yahudi bahwa penduduk muslim albania menyerahkan para mereka kepada rezim Nazi untuk dibantai.

Benarkah itu terjadi ?? Benarkah penganut Islam yang Rahmatan Lil Alamin melakukan tindakan memalukan seperti itu ?? Gressman, Seorang Yahudi Amerika memiliki pendapat yang berolak belakang dengan tuduhan umat Yahudi pada Umumnya kepada penduduk muslim Albania. Dalam sebuah artikel beliau menjelaskan bahwa kejadian itu tidaklah benar. Dalam foto-foto yang dia kumpulkan, banyak penganut yahudi yang tercengang kaget, “Mana mungkin orang-orang Islam menyelamatkan orang-orang yahudi dalam peristiwa Holocoust ??”. Tapi memang itulah yang terjadi. Banyak penduduk Yahudi yang berlindung di rumah-rumah orang muslim Albania menghindari kejaran dan pembantaian yang dilakukan oleh tentara Nazi Jerman. Bahkan tuan rumah mengubah nama-nama tamunya yang beragama yahudi menjadi nama-nama Muslim Albania agar lolos dari kejaran tentara Nazi. Mereka menerima orang-orang yahudi tersebut seperti layaknya saudara mereka.

Berikut ini adalah artikel yang menjelaskan tentang mulianya akhlaq penduduk muslim Albania sekaligus membantah pernyataan miring negara-negara barat bahwa Islam adalah sumber terror.

baca…

Tunjukkan Penghambaanmu dengan Sungguh-sungguh

“Jika kamu menghendaki datangnya karunia Allah, maka tunjukkanlah penghambaanmu di waktu membutuhkan dan kekurangan yang menimpa kepadamu. Sesungguhnya sedekah-sedekah itu hanyalah diberikan kepada orang-orang yang fakir.”

Barangsiapa yang dapat mengenali dirinya, maka ia akan dapat mengenali Tuhannnya. Kekuasaan dan kekayaan Tuhan yang tak terbatas hanya bsia didapat oleh orang-orang yang merasakan kemiskinan diri (kehinaan) dan penyadaran total kepada rejeki dan rahmatNya.

Dalam sebuah hadist, berasal dari Hubaib diterangkan bahwa Rosulullah SAW pernah bertutur demikian :

Jaman dahulu tersebutlah seorang raja yang mempunyai seorang tukang (ahli) sihir. Ketika tukang sihir itu sudah tua, ia berkata kepada sang raja,

”Wahai Paduka Raja, kini usiaku sudah tua. Umurku sudah mendekati kematian. Kirimkan kepadaku seorang pemuda, nanti akan kuajari ilmu sihirku, sehingga ia dapat mewarisinya !” kata si tukang sihir.

Raja kemudian menulis surat kepada pemuda di perbatasan. Pemuda itu ternyata mau menerima tawaran untuk berguru ilmu sihir ke istana.

Jadilah sang pemuda berangkat menuju istana. Namun di tengah perjalanan, ia bertemu seorang pendeta. Ia tertarik dan duduk mendengarkan ajaran-ajarannya. Karena asyik mendengarkan ajaran dari pendeta, akhirnya ia terlambat sampai di tempat tukang sihir. Si tukang sihir – gurunya itu – marah dan pemuda itu pun dipukul.

baca…

Kartun Anak Israel VS Palestina Menangkan Lomba Karikatur

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Agaknya kebencian kaum zionis yahudi terhadap Umat Islam di Palestina bisa menajdi topik menarik untuk diperbincangkan. Kebencian itu tidak hanya melanda para politisi dan pejabat tinggi negara saja, tapi seluruh lapisan masyarakat hingga anak-anak israel pun mewarisi kebencian tersebut.

Konflik bangsa dan agama yang berkepanjangan ini menjadi tema menarik dalam perlombaan kartun terbaik yang diadakan oleh lembaga karikatur Amerika pada bulan ini. Gambar kartun yang mengangkat tema tentang perseteruan anak-anak israel dan palestina telah memenangkan lomba tersebut.

baca…