Muslim Albania Selamatkan 2000 Yahudi dari Holocaust

Assalamualaikum warohmatullah

Bismillahirrohmanirrohim. . .

Pada Tahun-tahun terakhir ini citra Islam di percaturan dunia tampak semakin buruk. Pernyataan-pernyataan miring tentang keterorisan umat Islam terus saja didengungkan negara-negara barat tanpa mengenal kata berhenti. Barat mencoba membeberkan bukti-bukti kebrutalan umat Islam sehingga agama Islam pun dianggap sebagai mesin besar pencipta teroris dengan akidah dan kepercayaan mereka sebagai amunisi.

Mungkin banyak dari kita yang telah mengetahui peristiwa holocoust di mana umat yahudi dikejar-kejar dan dibantai oleh rezim Nazi, dan pernyataan miring dilontarkan oleh orang-orang yahudi bahwa penduduk muslim albania menyerahkan para mereka kepada rezim Nazi untuk dibantai.

Benarkah itu terjadi ?? Benarkah penganut Islam yang Rahmatan Lil Alamin melakukan tindakan memalukan seperti itu ?? Gressman, Seorang Yahudi Amerika memiliki pendapat yang berolak belakang dengan tuduhan umat Yahudi pada Umumnya kepada penduduk muslim Albania. Dalam sebuah artikel beliau menjelaskan bahwa kejadian itu tidaklah benar. Dalam foto-foto yang dia kumpulkan, banyak penganut yahudi yang tercengang kaget, “Mana mungkin orang-orang Islam menyelamatkan orang-orang yahudi dalam peristiwa Holocoust ??”. Tapi memang itulah yang terjadi. Banyak penduduk Yahudi yang berlindung di rumah-rumah orang muslim Albania menghindari kejaran dan pembantaian yang dilakukan oleh tentara Nazi Jerman. Bahkan tuan rumah mengubah nama-nama tamunya yang beragama yahudi menjadi nama-nama Muslim Albania agar lolos dari kejaran tentara Nazi. Mereka menerima orang-orang yahudi tersebut seperti layaknya saudara mereka.

Berikut ini adalah artikel yang menjelaskan tentang mulianya akhlaq penduduk muslim Albania sekaligus membantah pernyataan miring negara-negara barat bahwa Islam adalah sumber terror.

“Orang Islam menyelamatkan orang-orang Yahudi? Bagaimana mungkin?” Pertanyaan itu dilontarkan banyak orang pada Norman Gershman, saat mereka melihat foto-foto dan mendengar cerita Gershman tentang Muslim yang menyelematkan banyak orang-orang Yahudi saat tragedi Holocaust.

Gershman, lima tahun belakangan ini terlibat dalam proyek BESA, proyek untuk memberikan penghormatan terhadap keberanian warga Muslim Albania dan menyelamatkan ribuan orang Yahudi baik yang tinggal di Albania maupun yang menjadi pengungsi pada Perang Dunia II.

“BESA adalah tradisi masyarakat Albania sejak ribuan yang lalu. BESA falsafahnya adalah, ketika ada orang yang mengetuk pintu rumah Anda untuk minta bantuan, maka Anda punya kewajiban untuk menolongnya, tak peduli siapa orang itu, ” jelas Gershman.

Ia memulai proyek BESA berawal dari New York, ketika sedang mencari foto-foto orang-orang non-Yahudi yang telah membantu para Yahudi dari kejaran tentara NAZI pada masa Holocaust. Ia tercengang ketika menemukan nama-nama Muslim di antara nama-nama non-Yahudi itu. Apalagi ketika diberitahu bahwa mereka adalah Muslim Albania.

Rasa ingin tahu membawanya ke museum holocaust Yad Vashem yang dibangun Israel di Yerusalem. Di musium itu, ia lebih banyak lagi menemukan nama-nama Muslim Albania. Setelah itu, ia melanjutkan perjalanannya ke pelosok Albania dan Kosovo. “Di sana saya bertemu dengan mereka yang kini sudah berusia 60 tahunan bahkan lebih tua dari itu, yang ketika Holocaust terjadi mereka masih usia anak-anak, dan merekalah yang menyelamatkan Yahudi-Yahudi itu, ” ujar Gershman.

Ia menghabiskan waktu lebih dari empat tahun untuk mengumpulkan foto-foto hitam putih dan kisah-kisah tentang Muslim Albania yang menyelamatkan orang-orang Yahudi dari Holocaust. Gershman kemudian menggelar pameran pertamanya di Yad Vashem bulan November lalu, kemudian pameran di markas besar PBB di New York, sebelum memutuskan untuk pameran ke seluruh dunia.

Selain foto-foto, Gershman juga membuat buku-buku berisi profil Muslim Albania dan Kosovo yang menyelamatkan orang-orang Yahudi dan sedang membuat film dokumentarnya, yang diharapkan sudah bisa dirilis pada tahun 2009. “Saya bahagia dan bangga bisa menunjukkan kisah ini pada dunia, ” tukas Gershman.

Gershman membantah pernyataan yang mengatakan bahwa Muslim Albania telah menyerahkan orang-orang Yahudi pada NAZI, karena yang terjadi adalah sebaliknya. Muslim Albania justeru memberikan perlindungan pada orang-orang Yahudi. Ini terlihat dari jumlah orang-orang Yahudi di Albania yang meningkat lebih dari sepuluh kali lipat dibandingkan sebelum masa Perang Dunia II.

“Albania adalah satu-satunya wilayah pendudukan NAZI yang memberikan perlindungan pada orang-orang Yahudi. Kedatangan orang-orang Yahudi dianggap sebagai tamu, diberi nama Muslim dan tinggal bersama keluarga-keluarga Muslim, ” tutur Gershman.

Dari cerita-cerita yang disampaikan Muslim Albania, Gershman menemukan alasan mengapa warga Muslim Albania menyelamatkan orang-orang Yahudi, yaitu tradisi BESA yang merupakan manifestasi dari ajaran Islam bahwa seorang Muslim harus menepati janjinya dan melindungi yang lemah.

“Saya ingat, sebagian dari mereka bilang ‘tidak ada BESA tanpa Qur’an. Mereka menyelamatkan orang-orang Yahudi atas nama agama yang mereka anut. Mereka sama sekali tidak menyimpan prasangka buruk, ” ungkap Gershman.

Ia melanjutkan, “Saya pernah bertanya pada mereka ‘mengapa Anda melakukan ini semua?’ Apa yang diajarkan Qur’an sehingga Anda melakukan ini?’. Mereka cuma tersenyum dan sebagian mereka menjawab ‘kami menyelamatkan hidup orang lain supaya bisa masuk surga’.”

Islam Tidak Seperti Gambaran Dunia Barat

Gershman meyakini keberanian Muslim Albania dalam melindungi dan menyelamatkan orang-orang Yahudi dari ancaman Holocaust adalah sebuah tindakan yang luar biasa. “Ini merupakan sejarah yang penting, di mana ratusan ribu Yahudi telah diselematkan oleh Muslim Albania, ” katanya.

Apa yang dilakukan Muslim Albania menunjukkan bahwa mereka adalah orang-orang yang memiliki toleransi keagamaan yang tinggi. Sebuah fakta yang bertolak belakang dengan maraknya stereotipe terhadap umat Islam yang dilakukan Barat.

Terkait hal ini, Gershman menyampaikan pesan pada dunia Barat bahwa banyak sekali orang-orang yang berhati mulia di dunia ini, dan banyak di antara mereka adalah Muslim. “Kalau Anda melihat foto-foto dan membaca kisah-kisahnya, tidak diragukan lagi bahwa mereka (Muslim Albania) adalah orang-orang yang berhati mulia, ” imbuh Gershman.

“Jika ada yang melihat foto-foto saya, khususnya di negara-negara Barat dan mengatakan bahwa mereka adalah militan dan pendukung kekerasan, saya menolak pernyataan itu, ” tegas Gershman, seorang Yahudi Amerika yang kini sedang belajar sufisme.

“Islam tidak seperti yang ada dalam pikiran orang-orang Barat. Buat saya, Islam adalah puisi, ilmu pengetahuan, agama yang sempurna. Islam ada keindahan, ” tandas Gershman. (ln/iol)

Demikian bahwa Islam mengajarkan kemanusiaan, persaudaraan, tolong-menolong serta kasih sayang. Telah banyak bukti yang membuktikan bahwa Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin. bagaimana pun gencarnya tuduhan dunia barat bahwa Islam adalah agama teroris dan pemeluknya adalah para pembunuh berdarah dingin pencipta teror adalah fitnah yang keji. Tak ada satu pun peristiwa besar dunia yang pernah dikotori oleh tangan orang-orang mukmin karena mameng tangan seorang mukmin adalah tangan-tangan suci yang akan menciptakan perdamaian dan bukan permusuhan.

Jika kita coba menoleh kebelakang, beberapa abad lalu tentara salib merebut kota Yerusalem dengan menumpahkan darah hingga tak ada satu pun jalan di kota itu kecuali telah digenangi oleh darah. Namun sekitar enam tahun berikutnya, kota itu pun berhasil direbut kembali, namun bukan dengan peperangan, tetapi dengan perjanjian damai yang diajukan oleh penguasa kota saat itu karena sadar posisi pasukannya telah terdesak. Di dalamnya tidak ada yang dianiaya, dibunuh, atau bahkan dimutilasi. Gereja-gereja dan sinagog-sinagog masih berdiri kokoh bahkan Sultan Salahuddin Al Ayyubi penguasa saat itu memberikan izin khusus bagi umat Nasrani yang akan berziarah ke makam suci. Dan keberadaannya pun dilindungi.

Tidakkah dunia sadar akan itu ?? Mereka melupakan begitu saja kemurahan hati pemimpin-pemimpin Islam.

Jadi apakah Islam adalah agama teroris ?? dan apakah para pemeluknya adalah para pelaku teror ??

Hanya orang dungulah yang akan menjawab “IYA”.

Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan- ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahayaNya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai. (Q.S. At Taubah 32)

Ref:

http://www.eramuslim.com/berita/int/8815115958-muslim-albania-selamatkan-2000-yahudi.htm

1 Comment

  1. maspai said,

    March 25, 2010 at 4:14 pm

    tapi pengaruh media massa yg kebanyakan dikuasai oleh pihak2 yg benci kpd Islam-lah yg membuat imej Islam jadi seperti itu. hanya Allah yang Maha Penolong..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: